Tips
Sulam Alis/Bibir

2 Oct 2015

“Bibir adalah bagian kulit yang tipis dan sensitif, karena itu menyuntikkan atau mengoleskan zat apa pun harus dilakukan secara hati-hati, terutama pada mereka yang memiliki riwayat alergi,” kata dr. Tridia Sudirga, SpKK dari ERHA Clinic Pondok Indah.
   
Penggunaan jarum yang tidak steril berisiko mengalami infeksi penyakit, seperti HIV dan hepatitis B dan C. Risiko lain adalah bentuk tak simetris atau tak sesuai harapan. Sekali ditorehkan, tato bisa bertahan tahunan dan tidak mudah   diperbaiki, tergantung kualitas pewarnanya. “Makin sulit zat pewarna itu hilang dari tubuh, maka   mengatasinya jika terkena alergi akan  makin sulit,” kata dr. Tridia, mengingatkan.  

Saran:
  • Jika terjadi reaksi pada kulit, seperti gatal-gatal, kemerahan, rasa panas terbakar, atau bengkak, sebaiknya langsung  berkonsultasi kepada dokter.
  • Pastikan alat yang digunakan steril, dan oleskan salep antibiotik setelah tindakan tato.
  • Jika bentuknya gagal (tidak simetris) bisa diperbaiki dengan cara dilaser, meski tidak jaminan 100% bisa terkoreksi atau terhapus. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?