Menikah di usia muda dan langsung memiliki anak, ternyata bukan kenyataan impian bagi sejumlah pria. Tampaknya tak semua pria siap menerima fakta bahwa setelah kehadiran anak dalam keluarga, kehidupan harus berubah. Bahkan ada pria yang kurang antusias menjalankan peran sebagai ayah dan jarang menghabiskan waktu bersama anaknya sendiri. "Suami mungkin kurang menyadari, apabila seorang anak merasa terabaikan oleh salah satu orang tuanya, ia akan berupaya mencari pengganti sosok panutan. Jika ini sampai terjadi, sesal tak akan ada gunanya. Terlebih jika perilaku sang buah hati tak selaras dengan harapan orang tua," papar psikolog Monty Satiadarma.
Sampaikan kepada suami bahwa berkah yang telah Anda terima bersama hanya dapat disyukuri dengan mengasuhnya secara bersama. Dengan demikian, anak dapat menikmati kasih sayang secara utuh, tak sepihak.
Kebersamaan orang tua akan memberi pengaruh positif pada perkembangan anak. Terutama bagi pembentukan konsep diri anak sebagai bagian dari keluarga utuh. Sebaliknya, jika ia merasakan ketimpangan dalam proses perkembangan dirinya, ia akan senantiasa merasa kekurangan afeksi. Hal ini akan berpeluang menimbulkan penyimpangan perilaku di kemudian hari. (f)


