
Di tengah kehidupan pernikahannya yang mendingin dan pekerjaannya sebagai sutradara yang belum juga menunjukkan tanda-tanda kesuksesan, Boy (Boy Williams) dipertemukan kembali dengan kekasih lamanya, Dena (Ully Triani). Percik-percik cinta dengan mudah muncul kembali di antara keduanya. Apalagi, hubungan Dena dengan suaminya pun tidak lebih baik. Tantangan kedua terhadap cinta mereka muncul ketika mereka dihadapkan pada dua pilihan: menyelamatkan kapal yang sudah karam atau kembali ke pelukan seseorang yang membawa kebahagiaan.
Kepiawaian Rudy Soedjarwo dalam menggarap film bertema percintaan sudah tidak diragukan lagi. Teknik sinematografi yang indah membawa suasana romantis yang mendukung jalan cerita. Simak juga movie score garapan Andi Rianto yang langsung ‘nempel’ di kepala sejak bagian awal film.(f)


