Reviews
Slank Nggak Ada Matinya

5 Jan 2014


Film ini mengisahkan perjalanan jatuh bangun salah satu band legendaris negeri ini. Salah satu masa terberat mereka adalah ketika Slank nyaris bubar dan hanya memiliki tiga personel: Bimbim, Kaka, dan Ivan, pada tahun 1996. Abdee dan Ridho pun mendapat tantangan untuk menguasai 35 lagu Slank dalam 3 hari, untuk ikut mereka tur keliling Indonesia. Tur itu menjadi tonggak bersejarah Slank yang hadir kembali dengan format baru.

Album TUJUH pun dirilis dengan format baru ini, dan sukses besar. Sayang, kesuksesan itu dibayang-bayangi ketergantungan Bimbim, Kaka, dan Ivan terhadap narkoba. Lagi-lagi, kekompakan mereka kembali diuji. Dukungan dari Bunda Iffet juga diceritakan memiliki peran penting pada titik balik band ini. Sebuah film yang tak hanya menggambarkan keglamoran dunia rock & roll, tapi juga kegigihan dan kekuatan persahabatan dalam menjaga keutuhan sebuah band. (f)


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?