Berbicara tentang daya tarik seksual, sebenarnya ini adalah salah satu hal yang menyimpan banyak misteri. Menurut Dr. Aucky Hinting Ph.D, Sp.And, pakar Andrologi dan Reproduksi Manusia dari Fakultas Kedokteran Universitas Erlangga Surabaya, pengertian sex appeal adalah daya tarik yang dimiliki seseorang, terutama untuk lawan jenisnya.
Tapi, menurut Dr. Aucky, ketertarikan ini tidak harus selalu berakhir dengan sebuah hubungan seksual. “Ketertarikan ini bisa saja hanya sebatas menjadi penggemarnya. Tapi, bisa juga tertarik hingga pada akhirnya mendambakan lawan jenis tersebut sebagai pasangan. Namun, semua itu tak harus berlanjut pada sebuah hubungan seksual,” katanya.
Adanya anggapan bahwa wanita memiliki sex appeal yang lebih tinggi dari pria, dibenarkan oleh Dr. Aucky. Menurutnya, hal ini tentu tak lepas dari sifat pria sebagai makhluk visual. Daya tarik seksual dari lawan jenisnya sudah cukup terlihat hanya dari fisiknya.
Hal ini berbeda ketika wanita melihat daya tarik seksual pada lawan jenisnya. Ia cenderung lebih kognitif dan menggunakan memorinya yang berasal dari semua pancaindra, baik itu mata, hidung, telinga, ataupun kulit.
“Memang, sex appeal pria dinilai wanita dengan lebih kompleks, Daya tarik seksual pria tak hanya dilihat dari fisiknya, tapi juga pada hal lainnya yang sangat subjektif. Bisa berasal dari fisik, kepribadian, bahasa tubuh, atau bahkan gabungan ketiganya,” katanya.
Ketika hubungan Anda dan pasangan kian hambar, menurut Dr. Aucky, sex appeal pasangan perlu dihidupkan kembali. Misalnya, ketika awal pacaran yang membuat Anda tertarik pada pasangan adalah karena cara bicaranya atau karena aroma tubuhnya. Memori ini perlu Anda segarkan lagi. Jika dikomunikasikan dengan baik, tak jarang rangsangan ini akan menimbulkan gairah seksual yang kembali menghangatkan hubungan Anda dan pasangan. Bawa sensasi perasaan tersebut ke benak saat bercinta, maka Anda dan pasangan akan merasakan dahsyatnya ketertarikan Anda berdua.
Faunda Liswijayanti


