“Daerah T atau T-zone pada wajah memiliki kelenjar sebaseus atau kelenjar minyak aktif yang menghasilkan minyak paling banyak. Jika tidak dirawat akan terjadi permasalahan kulit.”, jelas dr. Lewie Suryaatmadja, SpKK (K). Beberapa masalah kulit tersebut adalah jerawat, bercak kemerahan, gatal, dan komedo. Berikut ini cara perawatan kulit seputar daerah T.
1. Apa yang dimaksud dengan T-zone pada wajah?
Areanya mencakup dahi, hidung, dan dagu. Jika Anda menarik garis lurus vertikal dan horizontal akan terbentuk huruf T. Bagian ini paling rawan dengan berbagai masalah kulit seperti jerawat dan komedo.
2. Mengapa T-zone sering kali bermasalah?
Di dalam kulit wajah terdapat banyak kelenjar seperti kelenjar air mata, keringat, dan lemak. Sebagian besar kelenjar minyak tersebut terdapat pada daerah T, yang menyebabkan area tersebut menghasilkan minyak lebih banyak dibanding area wajah lain. Ditambah kondisi cuaca tak menentu, kulit wajah pun menjadi mudah berminyak, mengilap, dan terlihat kusam.
Saat daya tahan tubuh tidak fit dan kulit tidak terawat dengan baik, kuman dan kotoran akan mudah menempel, menimbulkan berbagai masalah seperti jerawat, komedo (blackheads), noda kemerahan (rosacea), pori membesar, dan terlihat bintik putih seperti ketombe. Pemilik kulit berminyak dan kombinasi sebaiknya lebih berhati-hati menjaga kesehatan kulit di daerah ini.
“Jika masalah di daerah T tidak segera diatasi, besar kemungkinan terjadi radang kulit kronis atau disebut dermatitis seboroik. Gejalanya adalah kulit bersisik, berwarna kekuningan dengan dasar kulit berminyak, atau kulit mengering berwarna putih keabuan diikuti dengan rasa gatal,” jelas dr. Atika Kusuma Dewi SpKK.
3. Bagaimana caranya agar kulit daerah T bebas masalah?
Kurangi makanan dengan kandungan lemak tinggi, seperti cokelat, kuning telur, madu, susu sapi, kacang-kacangan, serta buah seperti avokad dan durian. Mengatur pola hidup sangat membantu menstabilkan produksi minyak pada wajah. Untuk itu, kurangi stres, tidur cukup, dan jagalah kebersihan kulit.
Agar kelenjar minyak tidak terpicu menjadi makin aktif, hindari paparan sinar matahari dan debu pada pukul 10 pagi hingga pukul 3 sore.
4. Adakah bahan alami yang dapat merawat kulit sekitar T-zone dan bisa dilakukan sendiri di rumah?
Jika tak ada waktu untuk pergi ke salon atau klinik kecantikan, perawatan menggunakan bahan alami berikut ini dapat dilakukan di rumah.
- Campur air mawar dan kulit buah jeruk yang sudah dihaluskan hingga membentuk adonan. Gunakan sebagai masker dan diamkan selama 15 menit agar kandungan vitamin C meresap. Bilas dengan air. Cara ini dapat mengangkat sel kulit mati yang tertinggal dan menyebabkan jerawat di daerah T.
- Jaga keseimbagan pH kulit dengan cara mengoleskan lendir daging lidah buaya pada daerah T. Diamkan selama 15 menit, bilas dengan air.
- Campuran yoghurt dingin dan buah stroberi yang sudah dihancurkan dapat mengecilkan pori kulit. Asam yang terkandung di dalam buah stroberi dapat membatasi produksi minyak yang berlebihan, sementara yoghurt akan memberi kesegaran sekaligus menjaga elastisitas kulit.
- Setelah membersihkan wajah, segarkan kulit di area T dengan es batu yang dibungkus dengan kain bersih. Selain membantu mengecilkan pori kulit, cara ini dapat membantu menjaga tata rias wajah melekat lebih lama.
5. Apa yang harus dilakukan saat jerawat atau masalah kulit lain telanjur muncul pada daerah T?
Jika hal ini terjadi, pengobatan yang sesuai dengan jenis dan masalah kulit wajib dilakukan. Hindari produk kecantikan seperti pelembap, bedak padat, dan makanan yang mengandung lemak tinggi selama kurang lebih satu minggu.
Jika masalah yang timbul cukup berat (dermatitis seboroik), seperti kulit bersisik disertai gatal, periksakan segera ke dokter kulit untuk memperoleh perawatan khusus dengan krim antiradang yang dikenal dengan nama krim kortiko steroid.
6. Perawatan apa yang dianjurkan untuk mengatasi masalah pada daerah T?
Perawatan khusus untuk kulit berminyak atau kombinasi daerah T sangat dianjurkan, yaitu:
- Facial. Kulit berminyak mudah sekali membentuk komedo terbuka maupun tertutup. Lakukan perawatan facial sebulan sekali agar kotoran atau lemak yang tersumbat dalam pori dapat dihilangkan.
- Coba lakukan perawatan photo biology therapy menggunakan sinar biru yang diarahkan ke wajah selama 20 menit tiap 2 minggu sekali. Perawatan ini berfungsi menekan aktivitas kelenjar minyak dan membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan akibat jerawat.
- Ingin perawatan yang lebih mendalam? Lakukan Laser Nd-YAG, perawatan menggunakan laser, sebulan sekali untuk mengurangi jumlah minyak berlebih pada kulit daerah T, mengatasi jerawat, dan mengurangi bekas yang ditimbulkan oleh jerawat. (DEARY ERSTAFLORIA)


