Pengamat gaya hidup sehat dan konsultan penurunan berat bedan, dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH,CHt, mengatakan, berdasarkan data Internal Research on Efficacy 2012 yang diadakan Shape-Up Indonesia, masyarakat saat ini lebih gemuk dari 10 tahun lalu. Pria 6 kali lebih gemuk, sedangkan wanita 3 kali lebih gemuk dibanding satu dekade lalu.
Diakui dr. Grace, tuntutan hidup saat ini memang lebih berat. Katakanlah, saat ini orang berangkat lebih pagi untuk menghindari macet di jalan. Otomatis, mereka tidak sempat sarapan sehingga akan mencari sarapan di sekitar kantor yang belum tentu sehat.
Belum lagi tuntutan pekerjaan yang mengharuskan mereka dinas ke luar kota, banyak menjamu klien, atau justru yang dijamu klien. Hal ini berpengaruh membentuk pola makan yang tidak terkontrol. Pulang kerja, karena sudah malam, akhirnya makan malam di restoran. “Apalagi pilihan restoran kini jauh lebih beragam dibandingkan beberapa tahun lalu,” ujar dr. Grace.
Meskipun belakangan awareness tentang bahaya obesitas dan penyakit yang disebabkan obesitas seperti diabetes, stroke, tekanan darah tinggi, juga gencar dilancarkan berbagai pihak, dr. Grace jarang mendapatkan orang yang menurunkan berat badan karena murni alasan kesehatan. “Motivasi terkuat orang menurunkan berat badan adalah ingin tampil cantik,” jelas dokter pemilik klinik pengelolaan berat badan Lighthouse ini. Kalaupun ada yang untuk kesehatan, biasanya mereka yang usianya sudah menginjak 50 tahun ke atas.
Banyaknya pasar yang ingin menurunkan berat badan ini tentu menjadi peluang besar bagi berbagai klinik kecantikan, body shape center, dan produsen obat-obatan pelangsing untuk memenuhi permintaan mereka.
Ketua Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia, dr. Hardhi Pranata, Sp.S MARS, sepakat bahwa gaya hidup modern, dengan sedikit aktivitas fisik, membuat orang menderita obesitas. “Karena tak nyaman dengan bentuk tubuh gemuk, mereka mencari segala cara untuk menurunkan berat badan,” jelas dr. Hardhi.
Sayangnya, kebanyakan dari mereka menginginkan langsing secara instan. Inilah yang membuka peluang pasar bagi produsen obat-obat herba yang menawarkan solusi dengan cara cepat. Obsesi langsing terkadang bisa menumpulkan rasionalitas sehingga berani mengambil tindakan yang berisiko. Tak sedikit yang terpengaruh lingkungan sekitarnya, seperti teman atau keluarga yang sudah sukses menurunkan berat, lalu dengan mudah memesan obat impor secara online yang tidak ada sertifikasi dari BPOM.
DARIA RANI GUMULYA




