Food Review
Santap Mi Terbang di Qi Lounge

29 Oct 2015


Orang Jakarta semakin mencari bentuk kegiatan yang efisien, semisal makan-makan sembari meeting bisnis. Qi Lounge (dibaca: Chi Lounge) yang berada di area segitiga emas Jakarta, tepatnya di samping The Sultan Hotel and Residence Complex, membaca tren ini dan mengubah konsep restoran fine dining yang telah berjalan sejak Oktober 2011 menjadi lounge yang mengedepankan cocktail dan dim sum. Terlahir nama baru, Qi Lounge-Music, Cocktails & Dim Sum.

“Kami ingin tamu yang datang bisa tetap bekerja, namun dalam suasana yang lebih santai,” tutur Tyson Lansefo, Public Relations Executive Qi Lounge. Lounge ini berada di bawah naungan The Rych Concepts (PT. Royal Cuisine Indonesia), grup yang juga mengelola 3 gerai Nan Xiang Steam Bun, salah satunya di Senayan City.

Tyson langsung memperkenalkan makanan berpenampilan unik, The Flying Noodle. Pramusaji datang membawa sebuah piring besar, dengan sepasang sumpit ‘melayang’ yang mengangkat sebagian mi. Chef Shifu Yap menyertakan empat macam mi dalam seporsinya. Ada mi berbumbu kecap, diikuti mi  ubi ungu, mi  labu parang, dan mi  po chai. Ketiga mi terakhir diberi tumisan jamur shiitake dan saus merica hitam.
 
Kecekatan Shifu dalam mengadoni adonan dim sum terlihat pada kelembutan Super Rainbow Bun. Ia mengukus seporsi bakpau pelangi ini hingga waktu yang pas, sehingga permukaan bakpau sangat mulus dan tekstur bagian dalam bakpau tidak ‘kering’. Rasanya terdiri atas teh hijau, cokelat, telur asin, dan daging ayam. Tentunya tersedia pula dim sum semacam hakau dan siew may. Bagaimanapun pengalaman menyantap dim sum takkan lengkap tanpa jenis-jenis yang klasik ini. (f) 


Alamat: Lagoon Tower Exclusive Entrance, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Telp: (021) 5707125. Jam buka: 18.00-03.00 WIB.
Harga: Rp50.000-Rp150.000 (belum termasuk pajak dan service charge 21%). Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Cek sebelum bersantap.
Suasana: Modern dengan pencahayaan intim, disertai live music.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?