Celebrity
Rizky Hanggono: rekonsiliasi masa lalu

13 Jan 2014


Dalam film Air Mata Terakhir Bunda (AMTB) yang dibuat berdasarkan novel karya Kirana Kejora yang mengambil tempat di Sidoarjo,  Jawa Timur, Rizky Hanggono (33) dipasangkan dengan Vino G. Bastian dan Happy Salma. Saat itu, ia mengaku tidak mengalami kesulitan saat berakting.

“Bisa dibilang, di film ini saya lebih mudah mengekspresikan emosi, karena masa kecil saya dihabiskan sama persis dengan karakter Iqbal dalam film ini, yang dibesarkan oleh seorang ibu, orang tua tunggal yang kemudian meninggal di tengah proses saya belum jadi siapa-siapa,” ungkapnya.

Rizky mengaku, latar belakang keluarganya itulah yang membuatnya susah mengekspresikan emosi, cenderung tertutup dan terkadang tidak percaya diri. Sejak perceraian orang tuanya, Rizky tinggal bersama ibu dan adik perempuannya. “Karena itu, saya lebih memilih untuk tinggal di dalam cangkang, dan memilih bekerja sebagai pelarian dari masalah saya,” ujarnya.

Masa kecilnya yang berkesan bersama sang ibu, Frieda Christine Amalia, membuatnya bangga pada almarhumah. “Ibu meninggal ketika saya masih berusia 20, di mana saya belum bisa menghasilkan atau memberikan apa-apa untuk beliau. Beliau adalah wanita yang kuat, beliau berhasil membesarkan kedua anaknya dengan segala permasalahan yang ada,” ujar Rizky.

Sejak kepergian ibu tercintanya, yang dipikirkan hanya soal pekerjaan. “Saya sukses menjadi seorang bujangan yang bekerja, tanpa saya tahu saya kerja untuk apa dan untuk siapa. Sampai ada satu momen yang akhirnya saya memutuskan untuk menikahi kekasih saya, Roro Maheswari Yakti, pada tahun 2007, setelah hubungan kami berjalan hampir 2 tahun,” kenang Rizky. 

Aktor yang kini telah dikaruniai dua anak laki-laki, Rayan Aditya Rasyid (5) dan Raufan Danadipa Ihsan  (2 bulan), ini mengaku happy dengan kehidupannya saat ini. “Saya bisa merasakan hidup berkeluarga yang dari dulu saya ingin rasakan. Saya bisa menanamkan nilai-nilai yang baik bagi anak-anak saya, dan Roro selalu mendukung pekerjaan saya. Ini semacam anugerah!” seru Rizky, sumringah.(f)