Baru-baru ini Korea Tourism Organization (KTO), merilis sebuah buku bertajuk Muslim-Friendly Restaurants in Korea untuk memudahkan wisatawan muslim menemukan makanan halal selama di Korea. Pasalnya, berdasarkan data KTO, diketahui bahwa kunjungan wisatawan muslim ke Korea semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada Januari-November tahun 2013 saja misalnya, wisatawan dari Timur Tengah mencapai 18,508 orang dan mengalami peningkatan sebanyak 33% pada periode yang sama di tahun 2014, yakni mencapai 24,612 wisatawan. Belum lagi jumlah wisatawan muslim yang datang dari Malaysia dan Indonesia yang kian meningkat. Sehingga bila ditotalkan, jumlah wisatawan muslim yang berkunjung ke Korea pada tahun 2013 mencapai 624,000 orang!.
Buku panduan ini memperkenalkan sekitar 118 restoran yang dibagi ke dalam 5 kategori, yaitu 4 restoran halal-certified, 37 restoran self-certified, 24 restoran Muslim-friendly, 49 restoran Muslim-welcome, dan 4 restoran pork-free.
Restoran tersebut tidak hanya menjual makanan muslim, tetapi juga makanan Korea yang dapat dikonsumsi oleh wisatawan muslim.
Selain itu, buku ini juga mengelompokkan 36 menu makanan Korea yang terkenal ke dalam 4 kategori, yaitu sayuran saja, makanan berbahan seafood, makanan berbahan sayur dan seafood, dan makanan berbahan daging tetapi bukan babi. Hal ini bertujuan agar wisatawan muslim tetap dapat menikmati makanan Korea. Dengan demikian, wisatawan muslim tidak akan mengalami kesulitan dalam menemukan makanan halal di Korea.
WORO HARTARI TRIANTI
FOTO:CORBIS




