Anthony Capella/Gramedia
Berkat secangkir kopi, hidup Robert Wallis berubah. Penyair amatir itu tengah duduk di kedai kopi di London, merenungi hidupnya yang suram. Samuel Pinker, pemilik kedai kopi, menghampirinya. Ia menawarkan satu hal yang sangat diharapkan pemuda itu, pekerjaan. Robert bertugas menyusun daftar ‘kosakata kopi’ berdasarkan cita rasa dan aroma kopi. Di sana, ia mengenal dan jatuh cinta kepada putri Pinker. Tapi, saat ia ke Afrika, ia bertemu Fikre, budak yang melayaninya dalam upacara minum kopi khas Abyssinia. Ketika Fikre menyelipkan sebiji kopi ke tangan Robert, misteri kopi dan cinta terlarang berbaur dan mengubah sejarah dan takdir.(f)


