Di tengah gempuran resto yang berkiblat ke hidangan barat, Sate Goreng Kambing Pak Rudi tak sepi penggemar. Di usianya yang ke 28 tahun, pelanggannya semakin banyak. Rudi, pemiliknya, menjaga ketat kualitas Sate Goreng yang menjadi jawara.
Mendengar kata satai, jangan membayangkan Anda akan disuguhi daging yang ditusuk lalu dibakar. Hidangan ini disajikan berkuah di dalam mangkuk, tanpa tusukan. Daya tarik utamanya ada pada tekstur daging yang empuk dan bebas bau prengus. Sekitar 20 jenis rempah melebur di dalam kuahnya.
Memahami kesulitan banyak orang saat mengolah daging kambing, Rudi membocorkan rahasianya. “Sebelum diolah, rendam daging di dalam air nanas (berasal dari nanas yang dihaluskan, lalu disaring) selama 5–10 menit, bumbui dengan rempah yang beraroma pekat seperti pekak, serai, kapulaga, dan cengkih,” tutur Rudi di sela-sela acara Sambut Idul Adha: Bango Ungkap Rahasia Kelezatan Sajian Kambing Ala Legenda Kuliner, di Jakarta, awal Oktober lalu.
AN
FOTO: KIR


