Teknik ini masih mengundang pro dan kontra, dan belum disetujui FDA. Mesoterapi biasanya menggunakan cairan herba yang dimasukkan ke dalam kulit lewat suntikan atau alat mesogun. Tujuannya, untuk memecah dan melarutkan sel lemak sehingga bisa untuk merampingkan bagian tubuh tertentu atau body countouring. Risikonya? “Mulai dari rasa nyeri, gatal, dan lebam kebiruan di area penyuntikan, alergi, shock, infeksi di tempat penyuntikan sampai terjadi abses (bernanah), hingga emboli yang mematikan,” kata dr. Tridia Sudirga, SpKK dari ERHA Clinic Pondok Indah.
Saran:
“Sebagaimana prosedur medis yang menyuntikkan bahan-bahan ke dalam tubuh, sebaiknya tindakan mesoterapi dilakukan di klinik yang ditangani oleh profesional medis terlatih dan kompeten,” kata dr. Tridia. (f)


