Dunia segera bereaksi. Pasalnya, dalam video itu diperlihatkan betapa mengerikan cerita di balik sebuah tas mewah berharga puluhan juta rupiah itu. Untuk mendapatkan kulit yang indah, seekor buaya berukuran sedang ditusuk menggunakan sebilah besi dari bagian kepala untuk memisahkan tulang belakang buaya. Cara itu membuat buaya lebih mudah dikuliti. Yang mengerikan, selama proses itu buaya masih dalam keadaan hidup tanpa dibius. Setelah meregang nyawa, buaya-buaya itu digantung.
Aktris dan model kenamaan, Jane Birkin (68), yang menginspirasi Hermes untuk membuat tas Birkin pun terusik. Ia segera mengajukan penarikan namanya dari tas-tas kulit buaya yang menggunakan namanya, Birkin Croco, hingga Hermes memperbaiki cara mereka memperlakukan hewan. Hermes pun melakukan pembelaan, bahwa prosedur yang mereka lakukan sudah sesuai dengan undang-undang. Bagaimanapun, semua kembali pada konsumen. Selama ada permintaan, pasti ada kesempatan bagi penjualnya. (f)


