Energi peserta Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) sudah sangat terasa di sekitar Jakabaring Sport City, Palembang, bahkan beberapa saat sebelum acara digelar. Ajang lomba yang diprakarsai oleh Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Pusat di Jakarta, ini diikuti oleh Tim Penggerak PKK dari 33 provinsi di Indonesia yang sebelumnya berhasil lolos dari seleksi di masing-masing provinsi.
“Acara yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh tiap tanggal 16 Oktober ini bertujuan untuk menginspirasi masyarakat dalam berinovasi untuk memanfaatkan bahan pangan lokal dan diolah menjadi menu komplet, sehat, dan bergizi seimbang tiap harinya,” ujar Ir. Sri Sulihasti M.Sc, Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.
Semua peserta tampak antusias dalam berkompetisi. Mereka saling pamer kreasi masakan lengkap dari pangan lokal sebagai menu komplet satu hari tanpa melibatkan beras atau tepung terigu di dalamnya. Saking seriusnya, sebagian besar dari mereka rela melewatkan tidur malam yang ideal demi menghasilkan makanan yang diharapkan mampu memikat juri!
Deretan masakan yang dihadirkan membuat juri yang terdiri dari Dr.Ir. Drajat Martianto, M.Sc (Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor), Anton Widjaja (Vice President Director Es Teler 77), Cyprianus Aoer, Direktur Eksekutif Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan Valentina Limbong, Redaktur Senior Boga femina, berdiskusi alot. Semua tim menyajikan hidangan yang sedap dan punya ciri khas.
Sebagai makanan pokok, bahan pangan lokal seperti tiwul, singkong, jagung, ubi, sagu, jelai (jenis serealia), dan lainnya dijadikan sebagai pengganti nasi. Pendampingnya antara lain kreasi lauk-pauk, sayur, hingga buah-buahan khas daerah masing-masing. Penilaian dilihat berdasarkan kesesuaian padu padan menu yang seimbang, penggunaan bahan lokal, kreativitas pengolahan, dan tentunya cita rasa tiap masakan.
Usai keseruan memasak dan penjurian, tampak ketegangan di wajah peserta saat masuk ke sesi pengumuman pemenang. Juara I diraih Provinsi Riau, diikuti Provinsi Bengkulu sebagai Juara II, dan Kalimantan Utara sebagai Juara III. Masih ada posisi favorit yang dimenangkan oleh tuan rumah, Sumatra Selatan. Selain lomba, perhelatan ini juga diisi oleh pameran Hari Pangan Sedunia selama 17 – 20 Oktober 2015.
VALENTINA LIMBONG.
FOTO: DOK. BADAN KETAHAN PANGAN, KEMENTRIAN PERTANIAN, VL.




