Trending Topic
Mulai Sejak Dini

30 Jun 2015


Sebanyak 45 anak  usia 7 – 12 tahun tampak berkutat di depan layar komputer. Mereka adalah peserta lomba coding alias membuat program komputer yang diselenggarakan CodingIndonesia, semacam lembaga kursus bahasa pemrograman komputer. Dalam waktu 90 menit, mereka berlomba berkreasi menggunakan Scratch, tools gratis yang dirancang Institut Teknologi Massachusetts, Amerika, untuk merancang program komputer.
   
Kurie Suditomo, salah satu founder CodingIndonesia, mengatakan, sebagai ibu dari dua anak ia tidak bisa menutup fakta bahwa anak sekarang sangat akrab dengan berbagai gadget. “Saya ingin anak-anak melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat dengan gadget-nya,” ujarnya. Pemikiran itu sejalan dengan rekannya, Wahyudi, seorang arsitek peranti lunak, sehingga resmilah berdiri CodingIndonesia pada Januari 2014, setelah melewati  tahap percobaan sejak Juni 2013.

Menurut Kurie, coder itu semacam arsitek bangunan, tapi di sini mereka belajar mendesain sebuah produk digital. “Kami percaya, kita tidak harus menunggu seseorang untuk duduk di bangku kuliah untuk belajar. Dulu mungkin orang berpikir ilmu ini baru bisa dipahami orang dewasa, tapi nyatanya tidak. Tergantung bagaimana metode pengajarannya,” ujar Kurie. Di sini, anak-anak belajar logika, sebab dengan memahami logika dasar, anak-anak akan dapat menyusun perintah sehingga dapat mengendalikan komputer.  
   
Mereka percaya anak Indonesia tidak kalah cerdas dari anak-anak di negara maju. Namun, untuk mengeluarkan potensi itu, anak-anak butuh bimbingan dan tutorial yang lebih update tentang tren edukasi digital dunia.  ”Kami ingin meyakinkan orang bahwa coding bisa dilakukan semua orang dari berbagai latar belakang. Dari sisi sumber daya manusia, saya ingin coding juga menjangkau sebanyak mungkin anak-anak indonesia, terutama sekolah-sekolah negeri. Belajar coding berarti mengasah logika, yang membuat anak-anak mengisi waktu dengan hal yang lebih berguna, sekaligus   kemampuan di bidang lain, seperti analisis, memecahkan masalah, dan kreativitas,” tambah Wahyudi.

Upaya membuat anak-anak untuk ‘mengendalikan komputer’ juga dilakukan Microsoft Indonesia lewat program #WeSpeakCode, yang mengajarkan logika berpikir pemrograman mulai dari usia awal sekolah hingga dewasa dengan konsep permainan menarik secara online di http://www.code.org



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?