Di Yogyakarta, Warung Mi Bu Asih memang belum seterkenal Bakmi Kadin. Walau baru sekitar 13 tahun, cita rasa mi dan nasi goreng racikan Bu Asih begitu melekat di lidah pelanggannya. Biasanya, mereka datang kembali sambil membawa pelanggan baru. Begitu seterusnya. Rasanya yang membangkitkan nostalgia membuat warung ini sering menjadi tempat reuni para sesepuh dari sejumlah universitas di kota ini. Menunya sederhana, ada mi dan nasi goreng, mi godok (rebus), nasi Magelang-an, dan ayam rica-rica. Dimasak satu per satu saat pesanan tiba, dua anglo mungil Bu Asih tak pernah berhenti membara.
Bawang putih ditumis bersama ebi menjadi bumbu dasar mi godok pesanan femina saat itu. Telur bebek, kol, cabai rawit, dan bawang daun ditambahkan sebelum diguyur kuah yang telah dibumbui bawang putih. Mi dan bihun dimasukkan di akhir proses. Hasilnya, mi berkuah segar dengan tendangan aroma bawang putih dan gurihnya ebi. Tiada ‘amis’ telur bebek. Yang ada, aroma arang khas mi Jawa yang selalu ngangeni.
Ayam rica-rica di sini benar-benar mencerminkan Yogyakarta. Rasa manis dan pedas yang menohok membuat tak mau berhenti sebelum habis. Jika ingin mencoba, sebaiknya pesan terlebih dahulu. Para pelanggan ‘dekat’ Bu Asih biasa menelepon untuk mendapat nomor antrean sebelum datang. Jika tidak, jangan kaget bila mendapat nomor antrean ke-40 atau bahkan kehabisan!
Lokasi: Jl. Kresna (sebelah timur lapangan Mancasan), Wirobrajan, Yogyakarta.
Jam buka: 18.00–24.00 WIB.
Harga: Rp11.000-Rp18.000 (Harga sudah termasuk pajak 10%).
Telepon: 081328462052.
Suasana: Warung sederhana.
IA
*)Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Cek sebelum bersantap.


