Food Review
Membuka Kenangan Madrid

10 Dec 2015


Gastromaquia adalah kolaborasi yang dilakukan dengan sebuah tapas bar bernama sama di Madrid. Sang pemilik tak mau melupakan hal-hal indah yang melekat dengan dirinya semasa berkunjung ke Spanyol.  Pemilik Gastromaquia-Madrid sempat diundang ke Jakarta untuk menciptakan resep-resep terbaru demi menciptakan kelezatan yang sama.

Bagi Anda penyuka tapas bar di Madrid atau Barcelona, siap-siap terkesan dengan segigit Porcini Croquet ala Gastromaquia Jakarta, kroket bercampur cincangan jamur porcini. Temui pula bawang putih dan herbal oil yang menjadi ‘wewangian’ alami pada kuah Garlic Butter Prawn. Hampir semua makanan di sini mendapat signature touch herbal oil ini, berupa minyak zaitun dengan infusi oregano, thyme, dan segenap rempah daun lain.
   
Penyuka pork, berbahagialah. Di sini tersedia sajian Seared Pork Shank with Spanish Cheese, potongan lengan bagian dalam daging babi yang dimasak bersama rempah-rempah dan balutan tetilla (keju khas Spanyol). Paprika bubuk yang sekadar dibubuhi di permukaan pork shank justru menjadi penanda serunya hidangan ini saat ‘menari-nari’ di dalam mulut!
   
Anda memang bukan sedang di Madrid, serta bukan tengah mengisi perut selepas siesta*, namun Gastromaquia punya teras cantik serba putih yang cocok bagi Anda yang ingin sejenak melupakan kesibukan Jakarta. Madam Rosella siap ‘menemani’, segelas teh rosella dengan tambahan sejumlah buah sitrus, persik, dan leci. (f)

*) Waktu istirahat siang hingga sore yang khas dilakukan masyarakat Spanyol.

Alamat: Jl. Ciniru I/No.1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Telp: (021) 29305091.
Jam buka: 11.30-22.00 WIB (Minggu-Kamis) dan 11.30-00.00 WIB (Jumat-Sabtu).
Harga: Rp18.000-Rp285.000 (belum termasuk pajak 10% dan service charge 8%). Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Cek sebelum bersantap.
Suasana: Pilih ruang tengah atas untuk bersantai di sore hari, atau bersantap di luar teras lantai atas untuk mendapatkan suasana malam yang menyenangkan.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?