Heri Setiadi, sedikit dari orang Indonesia yang merupakan Q-Grader (penilai specialty coffee), awal tahun ini membuka Toko Kopi Aroma Nusantara. Letaknya berdampingan dengan Caffe La Tazza miliknya yang terkenal dan bereputasi baik sejak tahun 2000. Walau alat-alat manual brewing terkini di pantry yang menjadi penanda 'seriusnya' tempat ini, dekorasi muda membuat pelintas umum tak terintimidasi untuk masuk.
Meracik kopi adalah seni. Ia misalnya, tak serta merta menemukan kopi yang pas untuk membuat cold drip coffee (dutch coffee). “Suatu kali, eksperimen saya meleset, bahwa kopi Toraja pas untuk ini. Kopi Bali-Kintamani rupanya mengembangkan karakter winey (seperti wine-Red.) yang justru komplementer untuk kopi dingin,” urainya tentang kopi yang memakan proses dripping selama 10-14 jam itu.
Awam jangan ciut bertandang ke sini. Heri justru menjadikan Aroma Nusantara sebagai playground siapapun dalam memahami kopi Indonesia. Walau ia cerdas mendeskripsikan kopi Toraja-Perangian sebagai seduhan beraroma sweet potato dan smooth aftertaste ketika diseduh menggunakan manual brewer Clever-coffee dripper, pemula tak perlu merasa terbelenggu.
‘Membaca’ karakter kopi bukan skill yang diraih semalaman. Nikmati dan biarkan indera Anda terasah, seiring cinta terhadap kopi itu tumbuh. Bahkan, bagi wanita yang lebih menyukai sensasi kelembutan microfoam (busa susu) dari permukaan cappuccino kala menyapu bibir, tiada kata terlambat untuk menemukan kenikmatan secangkir kopi hitam.
Alamat: Mall Ambassador lt.4, Jl. Prof. Dr. Satrio, Jakarta Selatan.
Harga: Rp18.502-Rp86.344. Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Cek sebelum bersantap.
Jam buka: 10.00-20.00 WIB.
Suasana: Bebas asap rokok dan tenang.
Trifitria S. Nuragustina.


