Walau digempur restoran Narat, sering kali kita kembali ke selera asal, ke sejumlah makanan yang terasa dekat. Sebuah kenikmatan yang ditemukan di rumah makan Ayam Goreng Aroma. Berdiri tanpa mencolok di dalam Hotel Antara, di Jalan Antara yang terkenal di bilangan Pasar Baru.
Sekian orang datang silih berganti untuk membungkus pulang ayam goreng kremesnya. “Belum tentu semua orang menyukai daging sapi atau seafood. Tapi, jika bicara daging ayam, semua relatif satu selera,” kata Eva Marina, pemilik.
Dia tiap hari mengecek rasa bumbu kremes dan bumbu-bumbu masakan Indonesia lainnya. Keramahannya pun mudah terlilhat oleh tamu. “Banyak tamu adalah pebisnis di area Pasar Baru, karena terlalu sedikit pilihan tempat makan yang relatif nyaman di area sini,” sambung Sandra Rini, Public Relations Manager Aroma.
Ayam Goreng Kremes yang jadi jagoan adalah hidangan yang pernah dijualnya di restoran terdahulu. Adonan tepung yang menyalut kulit ayam digoreng bersamaan dengan ayam, sehingga lengket ke permukaan kulitnya. Bumbu dan garingnya muncul. Berbeda dengan versi kebanyakan, di mana adonan tepung digoreng terpisah dan ditaburkan terakhir pada ayam, semata sebagai topping.
“Hobi saya menurun ke anak laki-laki saya, lulusan sekolah masak di Bandung. Tapi, dia lagi asyik cari pengalaman di hotel,” jelas Eva, sambil menyuguhkan Nasi Goreng Rawon. “Ayo, segera dimakan. Mumpung kuah rawonnya anget!”
Kuah rawonnya diracik dengan tambahan daging sengkel kembang. Jika hanya dari daging sandung lamur, dipandangnya terlalu berminyak.
Rempah untuk Wedang Uwuh dan cendol pun homemade, bukan siap pakai. Eva mengingatkan kita pada ibu di rumah. Ingin semuanya berasal dari tangan sendiri. (TN)
Alamat: Jl. Antara No.39, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Telp: (021) 3513367. Jam buka: 10.00-23.00 WIB. Harga: Ayam Goreng Kremes Rp20.000/potong-Rp70.000/ekor Suasana: Kafe minimalis, bersih. Cocok untu makan siang cepat.
*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.


