Mochtar Pabottinggi/ Bentang Pustaka
“Aku adalah bagian dari hidupmu ribuan tahun silam. Ketika sekujur wujudmu masih bersit cahaya dan kalbumu belum dirasuk dahaga raga yang menggayuti seluruh pikiranmu.” Penggalan puisi Sosok Semalam dalam Salju ini secuplik saja dari contoh karya Mochtar Pabottingi dalam buku kumpulan puisi ini. Sayang, banyak orang awam malas membaca buku kumpulan puisi karena menganggapnya terlalu rumit. Padahal, puisi bercerita sebanyak sebuah novel bercerita. Seperti juga buku kumpulan puisi yang dipersembahkan sang penulis untuk istrinya tercinta ini. (f)


