Trending Topic
Kendala Umum vs Solusi Belanja Online & Tip Belanja Online

10 Nov 2014


Dua puluh tahun lalu, ketika lahirnya era e-commerce, belanja online masih menjadi suatu hal yang skeptis. Berbagai pertimbangan tentang keamanan, hack, hingga penipuan, berbanding lurus dengan kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan. Namun, banyak publikasi seperti artikel di USA Today dan Money Magazine di akhir tahun 1994 yang menyatakan bahwa online shopping diramalkan akan menjadi ‘the next big thing’ yang akan membawa revolusi cara berbelanja agar mendapatkan barang yang lebih murah dengan cara lebih nyaman, serta bisa dilakukan kapan pun tanpa terbatas pada jam buka toko.
Ternyata benar, 20 tahun berlalu dan belanja online kini makin mewabah. Potensi ini dilihat dengan cepat oleh para pemilik bisnis e-commerce. Masuknya beberapa situs belanja online internasional ke Indonesia adalah salah satu parameter yang menunjukkan adanya gairah jual dan pasar yang tepat sasaran. Memang benar, kemudahan berpromosi dan keleluasaan mengatur waktu proses jual beli menjadi beberapa faktor pendukung utama. Sejak tahun 2012, ada beberapa online shop besar yang hadir di Indonesia dan mendapatkan respons positif.

Kendala Umum VS Solusi Belanja Online
Meskipun sudah jauh berkembang,  pandangan skeptis mengenai belanja online tetap saja ada. Hal ini masih menyisakan kendala yang tak dapat dihindari. Namun, ada beberapa solusi yang sudah diterapkan oleh situs-situs belanja online besar di Indonesia yang patut Anda ketahui sebagai bahan pertimbangan.

Kendala: Pelanggan tidak bisa mencoba dan menyentuh barang yang ingin dibeli.
Solusi: Zalora menyediakan layanan penukaran produk busana dengan batas waktu 30 hari. Namun, produk lingerie dan pakaian dalam, fragrance, produk kecantikan, jam tangan, dan perhiasan tidak termasuk dalam layanan ini. Sedangkan Lazada menyediakan layanan pengembalian produk cacat selama 14 hari setelah produk diterima.

Kendala: Sebagian orang  masih ragu dan tidak dapat melakukan transaksi pembayaran melalui kartu kredit secara online ataupun bank transfer.
Solusi: Zalora, Lazada, dan Luxola menyediakan layanan cash on delivery. Para pelanggan dapat membayar langsung pembelanjaan mereka kepada kurir pengantar barang, dengan uang tunai. Selain itu, bank yang bermitra dengan situs belanja online sudah memberlakukan sistem VCN (Virtual Card Number) dan 3DS (3D Secure) yang aman.

Kendala:
Pembeli sering kali tidak yakin dengan produk yang diinginkan, namun tetap ingin membelinya.
Solusi: Pertanyaan pelanggan yang berkenaan dengan info dan detail produk dapat dijawab oleh divisi customer service melalui layanan e-mail, telepon, hingga feature live chat yang ada pada situs tersebut. World wide e-commerce company pada umumnya, membekali tim customer service-nya dengan informasi lengkap mengenai kondisi produk  hingga promo serta penawaran khusus yang sedang berlangsung.(ADINDA TRI WARDHANI)




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?