1. Terima kekalahan. Seberapa pun kerasnya kita berusaha mengubah kenyataan atau situasi, pasti tidak ada guna. Jadi, kontes berakhir, tak perlu ribut menuntut kontes ulang.2. Ucapkan selamat kepada pemenang setulus hati. Daripada mengomel tentang kesialan diri, fokuskan perhatian pada lawan, dan pujilah permainannya yang gemilang.
3. Berteman dengan lawan (pemenang). Tunjukkan minat yang murni untuk membantunya menyukseskan strategi mencapai tujuan.
4. Jangan dendam. Atau bersikap, “Awas, tunggu pembalasan di pertandingan berikutnya.” Karena, pertandingan yang akan datang sama sekali tak ada kaitannya dengan kekalahan Anda sekarang.
5. Berikutnya adalah menang. Pelajari kesalahan metode, sehingga Anda tahu persis hal yang harus ditingkatkan. Jangan biarkan diri jatuh dalam frustrasi. Sebaliknya, ingatlah bahwa Anda pasti bisa mencoba lagi.
Angela H. Wahyuningsih


