Windry Ramadhina/Gagas Media
Hanna. Listen. Don't cry. Don't cry. The world is envy. You're too perfect. And she hates it. Di antara luka dan trauma, Hanna yang merasa kehilangan segalanya sejak menjadi korban pemerkosaan bertemu dengan Kai, playboy yang hobi mematahkan hati banyak wanita.
Pertemuan di atap apartemen tempat Hanna tinggal menantang keduanya untuk keluar dari ‘cangkang’ pertahanan diri yang mereka bangun. Berbeda dari novel chicklit lainnya, jalinan cerita dari Interlude lebih mendalam dan dewasa. Anda yang pernah jatuh cinta dan kecewa, akan menemukan bagian dari diri Anda dalam persilangan nasib Hanna dan Kai di novel ini. (f)


