Ully Hermono/ Kompas
Sebuah memoar tentang putri Keraton Solo yang mengakarkan kedua kakinya ke tradisi, tapi bersamaan dengan itu membuka pikiran dan kedua lengannya lebar-lebar untuk kemajuan. Demikianlah kehidupan Gusti Noeroel, putri K.G.P.A.A. Mangkoenagoro VII. Mulai dari keluwesannya berkebaya, menarikan tarian sakral Jawa, hingga menunggang kuda dengan mengenakan celana joki. Wanita kelahiran 17 September 1921 itu punya banyak cerita yang menginspirasi wanita modern seperti Anda! (f)


