Ika Noorharini/ PT Artha Kencana Mandiri
Seksi, powerful, dan anggun adalah beberapa kesan yang melekat saat seorang wanita mengenakan sepasang sepatu high heels. Tapi, tahukah Anda bahwa awalnya sepatu ini justru dikenakan oleh pria Persia? Namun, buku ini tak hanya mengupas sejarah high heels. Yang menarik justru bagaimana penulis membeberkan pengaruh psikologi high heels. Sepatu itu dikenakan raja Persia demi menampilkan sosok jantan dan maskulin. High heels juga sudah dikenal pada masa Yunani kuno untuk menunjukkan superioritas dan kelas yang lebih tinggi. Meski tahu sepatu itu membuat mereka sulit berjalan, penggunanya merasa bangga. Wow, tak jauh beda dengan kenyataan di masa kini. Penelitian yang dilakukan penulis menemukan bagaimana motif dan ketidaknyamanan terhadap tubuhnya mendorong para wanita mengenakan high heels. Menarik untuk disimak. (f)


