Food Review
Dari Tangan Ibu

6 Feb 2015


Jika tanpa papan nama, Anda mungkin mengira Patheya Restaurant adalah sebuah kediaman. Anda tak sepenuhnya salah karena baru seusai lebaran 2014 rumah tinggal ini dialihfungsikan sebagai restoran oleh Rahayu Ningsih Hoed (Yayuk). Memasak untuk orang lain adalah hobi wanita Solo? ini. Sebelumnya, kbiasaan keluarganya dalam menggelar acara makan-makan di sini pun sudah tak terhitung lagi. 

Tiada dekorasi tematik sebagaimana umumnya restoran. Begitu pula sekat-sekat ruang, kolam renang, dan taman yang dibiarkan seperti sedia kala. Konsep Yayuk adalah kehangatan bagai di rumah sendiri. 

Terdapat joglo di sisi lain rumah yang difungsikan sebagai function room. Femina pernah pula menghadiri ngumpul-ngumpul komunitas gastronomi dengan masakan Solo dari tangan ibu dari musisi/musikus? Anto Hoed ini. Garang Asem bikinannya istimewa. Mengetahui background Yayuk sebagai wanita karir di bidang hukum yang sangat sukses, sulit percaya ia sanggup memelihara bakat memasak sebaik ini. 

Minta Yayuk untuk memasakkan Anda hidangan Asia hingga Barat, dan Anda akan takkan kecewa. Pomelo Mango Salad kreasinya terdiri atas potongan mangga, jeruk bali, dan udang dengan dressing manis-pedas a la Thailand. Dilanjutkan dengan Pizza Cream Mushroom, adonan tipis dan renyah dengan olesan white sauce gurih dan jamur. Sang menantu, Melly Goeslaw, termasuk yang sering menguji masakan di sini.

Seruput Angel Face, jus buah naga merah sesaat sebelum menikmati Sup Buntut khas Patheya. Jangan lewatkan juga Grilled Chicken dengan saus barbeque yang homemade. “Kami tak segan membuatkan masakan rumahan yang disuka tamu walau tidak ada di menu,” ujarnya. Ada ketulusan seorang ibu di balik makanan Patheya. (TV)

Alamat: Jl. Kemang Utara Raya, No.22, Jakarta Selatan.
Telp:
(021) 71792401.
Jam buka:
10.00-24.00 W)IB (Senin-Jum’at), 10.00-24.00 WIB (Sabtu, Minggu).
Harga:
Rp40.000-Rp235.000 (belum termasuk pajak 10% dan service charge 5%). Suasana: Ruang santap berdesain Eropa. 



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?