Food Review
Dari Pesisir Sulawesi Hingga Maluku

12 Nov 2014


“Banyak makanan unik dari wilayah timur Indonesia yang belum dikenal umum,” kata  Arie Parikesit, kala femina menanyakan kesediaannya berbagi cerita dari perjalanannya ke daerah Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, hingga Maluku Utara.

Seperti saat singgah di Makassar, lulusan Bioteknologi-Institut Teknologi Indonesia ini tak hanya mencari Coto Makassar atau Sop Konro, tapi juga kue-kue lokal. Arie melabuhkan hatinya pada kue khas Bugis racikan Mimi Kudrati, di Mama-Toko Kue dan Es krim.
Favoritnya Barongko (buronggo dalam bahasa Bugis). Kue kukus ini dibuat dari pisang yang dihaluskan, telur, gula, dan dibungkus daun pisang. “Teksturnya lembut, dengan kombinasi manis dan sedikit sepat. Lebih enak kalau didinginkan dahulu sebelum disantap,” tambah Arie.

Adanya standar rasa di tempat ini juga membuat Arie menyukai Bayau Nibalu dan Seruni. Keduanya menggunakan durian Palopo, kota penghasil durian kualitas terbaik di Sulawesi Selatan. Di Jakarta, coba cari di RM Makassar Daeng Naba, di Jalan Ampera.
Pindah ke Minahasa, kejutan datang lewat porsi jumbo Kakap Bakar Rica di RM Sukur Jaya. Walau disajikan hanya setengah bagian kepala saja, perut tetap kenyang. Daging di sekitar pipi, bibir, dan mata ikannya tebal, sehingga seporsinya cukup untuk 2-3 orang.

Proses pemasakan dibagi dua tahap. Pertama, ikan dikucuri lemon cui/jeruk kasturi/kalamansi, lalu dibakar. Proses pembakaran kedua dilakukan saat pemesanan. Ikan dibakar dengan lumuran sambal rica. Ikan didatangkan langsung  dari Bitung (salah satu kota pelabuhan penghasil ikan laut terbesar di Indonesia). Yang di Jakarta dapat menuntaskan penasaran dengan mencobanya di RM Ikan Bakar Ny Filly di  dalam kompleks Taman Ismail Marzuki. 

Di RM Syakinah, Gorontalo, Arie berkenalan dengan Binthe Biluhuta. Karena berkuah, sering juga disebut Milu Siram (berarti ‘jagung siram’). Jenis jagung yang sering digunakan antara lain jagung kuning dan jagung pulut (jagung ketan atau milu pulo). Jagung yang sudah direbus lalu dicampur ke dalam kelapa muda parut. Menyusul potongan bawang daun, terung rebus, tomat, cabai merah tumbuk, daun kemangi, dan lemon suwanggi (sejenis jeruk nipis lokal) sebagai penguat aroma. Sesendok minyak kelapa ditambahkan sesaat sebelum disajikan. Hadir kelezatan yang seimbang antara wangi dan rasa gurih.

Binthe Biluhuta sangat selaras kalau ditemani dengan Ikan Mujair (yang ditangkap dari Danau Limboto) atau Ikan Oci ‘bermandikan’ sambal dabu-dabu. Nasi Kuning Gorontalo di Jakarta juga menyediakannya.

Di Cafe Idola, Ternate, Es Brenebon-nya tak kalah lezat dengan versi di Manado atau Palembang. Kacang merahnya yang empuk dicampur dengan es serut dan siraman sirop merah, plus susu kental manis. Konon, es ini dulunya juga dikonsumsi raja-raja di Ternate. Walau belum ada yang khusus menyajikan es kacang merah ala Ternate di Jakarta, restoran Manado seperti Rumah Makan Beautika bisa menuntaskan kerinduan.(f)


RM Sukur Jaya
. Jl. Raya Sukur KM 15, Airmadidi, Minahasa Utara/ 0431-891685
RM Ikan Bakar Ny Filly. Jl. Cikini Raya No. 73, Kompleks TIM, Jak-Pus/ 021- 31936535
Mama-Toko Kue dan Es Krim. Jl. Serui No. 19, Makassar/ 0411-3617453
RM Makassar Daeng Naba. Jl. Ampera Raya 17Y, Jak-Sel/ 021- 78841963
RM Syakinah. Jl. Asrama Yonif 713/ST No. 224, Telaga Biru, Gorontalo.
Nasi Kuning Gorontalo. Jl. Boulevard Raya TB 2 No. 29, Kelapa Gading, Jak-Ut/ 021- 4522926
Cafe Idola. Jl. Pahlawan Revolusi No. 119, Ternate.
RM Beautika. Jl. Hang Lekir No. 1, Kebayoran Baru, Jak-Sel/ 021-7226683




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?