Tips
Contouring Wajah

20 Aug 2015

Gusnaldi terkenal dengan kemahirannya menyulap bentuk wajah menjadi simetris dan sempurna dengan keahliannya membuat shading dan highlighting. Yang pertama harus kita pahami saat ingin melakukan teknik ini, kita wajib memahami benar permasalahan bentuk wajah. Apa yang harus disamarkan, dan apa yang harus ditonjolkan. Setelah paham benar, lakukan kamuflase agar bentuk wajah terlihat ideal.

Berikut ini permasalahan yang memerlukan teknik contouring:
  • Pipi lebar: Arahkan shading gelap dari tulang pipi mengarah miring ke bawah ke arah bibir namun berhenti di ujung tulang pipi bawah. Lalu berikan warna terang di atas tulang pipi, baurkan dari arah shading gelap ke arah dalam.
  • Dahi lebar: Arahkan shading di bagian pinggir dahi mengarah ke dalam, lalu aplikasikan foundation/ highlighter terang di bagian tengah dan baurkan.
  • Dagu runcing: Aplikasikan shading gelap pada dagu bagian bawah mengarah ke dalam,  tambahkan warna terang di bagian tengah, lalu baurkan.
  • Hidung besar: Berikan shading warna gelap pada bagian cuping, dan warna yang lebih terang pada bagian tengah tulang pipi. Baurkan  ke arah  tulang pipi  bagian luar.
  • Tulang rahang ‘keras’: Pada sudut garis rahang, aplikasikan shading gelap untuk menyamarkan garis yang keras, lalu berikan warna terang di atasnya. Baurkan dengan gerakan ke dalam.
  • Tulang pipi naik: Berikan warna terang di atas tulang pipi agar pipi terlihat lebih flat, lalu baurkan dengan blush on di tulang pipi bagian tengah.
“Gunakan foundation/ bronzer dengan warna lebih gelap dari warna kulit dan foundation warna lebih terang atau highlighter. Gunakan 3 buah kuas berbeda, kuas untuk warna gelap, kuas untuk warna terang, dan kuas untuk membaurkan. Pakai spons untuk sentuhan akhir agar bauran tampak lebih halus dan alami. Baurkan dengan gerakan memutar, agar garis bauran terlihat lembut dan natural.” - Gusnaldi. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?