Sex & Relationship
Cemburu Mantan Kekasih

8 Jan 2014


Saya (25) sudah enam bulan menjalin kasih dengan M (35). Yang membuat saya kesal, M masih sering berhubungan dengan mantan kekasihnya yang sudah menikah. Ia bilang hanya berteman, tapi ia bahkan lebih sering curhat tentang apa pun kepada mantan kekasihnya daripada kepada saya. Kalau saya ngambek, ia malah tertawa, tapi tidak berubah atau menutupi kalau ia tetap berteman dengan mantan kekasihnya. Apakah saya terlalu berlebihan? Apakah sebaiknya saya bertemu dan berbicara dengan mantan kekasihnya juga? 

Jessica - Jakarta


Menurut Psikolog Irma Makarim, apakah seseorang yang telah menikah atau mempunyai kekasih harus meninggalkan persahabatannya dengan teman lama? Tiap orang akan menyikapi hal ini dengan cara yang berbeda. Ada yang melanjutkan persahabatan, ada juga yang memilih untuk membatasi diri. Jika masing-masing pihak bisa menjaga sikapnya, menghargai dan menjaga perasaan pasangannya, tentunya hal yang tak diinginkan bisa dihindari.

Ada berbagai alasan mengapa kekasih lebih memilih curhat kepada mantan kekasihnya ketimbang Anda. Mungkin hubungan Anda berdua masih begitu dini sehingga ia belum terlalu dalam mengenal Anda, atau ada perbedaan usia cukup jauh antara Anda dan kekasih. Dari reaksinya yang begitu santai, kelihatannya kekasih ingin memperlihatkan bahwa tak ada yang perlu Anda cemaskan. Mungkin ia juga tidak paham bahwa kedekatannya dengan mantan kekasihnya, mengusik hati Anda. Anda perlu membangun komunikasi lebih terbuka sehingga Anda juga bisa mengungkapkan unek-unek dan kekasih bisa memahami perasaan Anda. Tentu Anda juga perlu mendengarkan apa yang diungkapkannya  agar bisa memahami  alasan kekasih.

Bagaimana dengan diri Anda sendiri? Jujurlah, apakah Anda marah karena merasa disepelekan oleh kekasih atau cemburu dan merasa terancam sehingga membuat Anda takut kehilangan kekasih. Perasaan seperti ini akan lebih mudah muncul, bila Anda sendiri merasa kurang percaya diri. Biasanya seseorang tak akan merasa terancam dengan kehadiran orang lain atau merasa diremehkan bila ia cukup menghargai dan mencintai diri sendiri. Kalau ini yang Anda rasakan, Anda perlu meningkatkan rasa percaya diri,

Sedangkan menurut Psikolog Monty Satiadarma, Anda harus mempertimbangkan kembali kelangsungan hubungan dengan kekasih Anda jika ia bersikap demikian. Tidak ada gunanya Anda bertemu dengan mantan kekasihnya, akan tetapi Anda harus memiliki sikap tegas terhadap kekasih. Jika ia tidak cukup menghargai Anda dan masih berniat membina hubungan dengan mantan kekasihnya, akan lebih baik jika hubungan ini tidak Anda lanjutkan. Karena, kelak jika sudah terjadi ikatan yang lebih formal, kondisinya akan menjadi lebih rumit.

Tak seharusnya juga Anda ngambek. Tunjukkan sikap dewasa dan bijaksana. Tanyakan ketegasan sikapnya juga, sampaikan keberatan Anda jika ia masih terus membina hubungan dengan mantan kekasihnya. Jika ia tidak bisa memenuhi harapan Anda, jangan pernah berharap ia akan memenuhi banyak harapan Anda yang lainnya di kemudian hari. Anda harus berani bersikap tegas. Makin Anda menunjukkan kecemasan kehilangan dirinya,  Anda akan makin sulit mendampinginya di kemudian hari dengan sikapnya yang demikian.(f)
 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?