Cara kita berbusana saat ke kantor juga memiliki aturan tersendiri. “Kalau ke kantor, yang pertama kali harus kita pahami itu adalah kita harus mengikuti corporate culture kantor kita. Ada kantor-kantor, seperti perbankan, yang menetapkan aturan busana kerja yang baku dan cenderung kaku. Mau tidak mau, meskipun kita berjilbab, harus mengikuti aturan tersebut,” ujar Isni.Secara garis besar, Sonny menyebut ada tiga hal yang mesti dipakai dalam berbusana kerja. Pertama, jangan mengintimidasi lingkungan, kedua be blend, dan ketiga harus praktis. “Intinya, orang lain harus betah berada di samping Anda 9 to 5. Kalau sampai rekan Anda tidak betah melihat cara Anda berpakaian, maka Anda bisa dikatakan gagal dalam berbusana,” ujar Sonny, lugas.
Menurut Sari, untuk tampil profesional secara umum bisa dicapai dari gaya yang paling resmi dengan busana model suit sampai yang lebih relaks (namun tetap terlihat resmi), yaitu busana two pieces, bisa rok atau celana bahan dengan atasan blus atau kemeja. “Boleh saja memakai dress, tapi pilih model shift dress,” tambahnya, sambil mewanti-wanti jangan mengenakan busana berbahan satin atau denim untuk ke kantor karena terkesan tidak profesional.
Sebetulnya, meski ada kantor-kantor yang sudah menetapkan aturan baku, bagi wanita yang mengenakan busana islami masih bisa disiati. Sebagai contoh, untuk kantor yang aturannya menggunakan rok span sebagai bawahan dan kemeja untuk atasan, jangan putus asa. “Contoh penerjemahannya, roknya tinggal dipanjangkan dan diperlonggar di bagian pinggulnya. Lalu atasannya, entah itu kemeja atau blazer, dipanjangkan hingga menutupi bokong,” saran Isni.
Namun memang, lanjut Isni, dalam mentransfer busana kerja konvensional menjadi busana kerja islami, kadangkala perlu saran ahli fashion yang kompeten. Apalagi bila kita tidak terlalu paham tentang fashion. “Ada pakem-pakem yang harus dipenuhi. Misalnya, tidak sekadar memperlonggar rok span, tapi bagaimana caranya agar rok span yang diperlonggar itu tetap terlihat structured dan tidak terkesan seperti rok klok,” katanya.
Kesan praktis juga bisa disiasati meski katakanlah Anda memutuskan tidak mau lagi memakai celana panjang. Menurut Isni, daripada memilih abaya, sebaiknya pilih busana model long coat berdesain tegas. “Kancingnya pun dibuat seperti kancing jas sehingga terlihat lebih profesional,” saran Isni. (f)


