Wawancara kerja tak selamanya dilakukan dengan cara one on one interview. Banyak perusahaan yang juga menerapkan metode group interview untuk memilih calon karyawannya. Memang bagi kandidat karyawan, berada dalam group interview bisa jadi lebih mengintimidasi. Tapi, menurut konsultan SDM dari Experd, Sylvina Safitri, group interview akan menunjukkan berbagai aspek kemampuan kandidat. Agar tampil cemerlang dalam group interview, Anda perlu paham aturan mainnya.
Kenali Situasinya
Menurut situs www.about.com, di dunia kerja ada dua jenis group interview yang biasa digunakan perusahaan dalam mewawancarai kandidat karyawan. Keduanya dibedakan oleh jumlah kandidat dan pewawancaranya. Yang pertama disebut kandidat group interview, yaitu sekelompok kandidat karyawan akan digabung dalam satu ruangan dan diwawancara secara berbarengan. Umumnya calon kandidat ini melamar untuk satu pekerjaan yang sama.
Karenanya, pewawancara akan mengajukan pertanyaan yang sama untuk Anda dan kandidat lainnya. Group interview jenis ini biasanya digunakan perusahaan untuk screening awal calon karyawan pada entry level. Contohnya adalah pada walking interview.
Lalu, jenis group interview kedua yang akan dikupas lebih lanjut ini adalah panel interview, yaitu seorang kandidat akan diwawancara oleh lebih dari satu orang pewawancara. Dalam panel interview umumnya bentuk wawancara berupa tanya jawab. Meski begitu, ada juga kemungkinan kandidat karyawan diminta membuat presentasi untuk melihat kemampuan dalam bidangnya. Setelah itu, baru dilanjutkan tanya jawab dengan para pewawancara.
Menurut Sylvina, panel interview biasanya dilakukan oleh perusahaan saat mencari kandidat karyawan untuk tingkat middle manager ke atas. "Untuk tingkat manajer ke atas biasanya kandidat telah memiliki pengalaman yang cukup. Dan untuk menghormati kandidat, wawancara akan dilakukan sendiri, tidak bersama kandidat lainnya," jelas Sylvina.
Menurut Syvina, metode ini dianggap paling tepat untuk mengukur apakah kandidat bisa bekerja dalam tim dan lingkungan perusahaan. "Isu kerja tim makin penting dalam perusahaan sehingga dibutuhkan orang yang dapat bekerja sama. Apalagi untul tingkat middle manager ke atas yang sudah pasti akan mengurus timnya sekaligus bekerja sama dengan bagian lain," jelasnya.
Ditambahkan Sylvina, kini tidak menutup kemungkinan pula sebuah perusahaan menggabungkan panel interview dengan kandidat group interview. Dalam hal ini, beberapa kandidat karyawan akan dikumpulkan dalam satu ruangan untuk kemudian diwawancara oleh dua atau lebih pewawancara.
Namun, apa pun metode wawancara yang dilakukan, dalam group interview pewawancara ingin melihat kandidat karyawan yang tahu cara bekerja sama dalam tim sekaligus memiliki perilaku yang baik dan kompeten dalam lingkungan pekerjaan.
FAUNDA LISWIJAYANTI




