Tips
Bersahabat Dengan Cat Kuku

28 Jan 2014


Melakukan perawatan kecantikan sejenis manikur adalah salah satu hal yang digemari wanita. Apalagi jika perawatan tersebut disertai dengan pemakaian gel nail polish yang kini sedang digemari. Gel nail polish yang hadir dalam beragam pilihan warna cerah memang memiliki kemampuan untuk bertahan lebih lama. Sehingga, Anda tak perlu memulas ulang dan kuku selalu tampak menarik dengan warna-warna yang cemerlang.

Tapi, baikkah bagi kesehatan kuku tangan? Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin terjadi jika Anda terlalu sering dan/atau lama memakai gel nail polish:
  • Kuku menjadi tipis dan mudah patah. Bahkan untuk kasus yang parah, kuku mudah sekali ‘robek’ akibat kutikula yang lemah.
  • Warna kuku yang semestinya putih dengan semburat pink berubah menjadi kekuningan atau kecokelatan.

Ada kesamaan antara tanda-tanda tersebut di atas dengan kondisi kuku Anda? Jika demikian, cobalah luangkan waktu demi mengembalikan kekuatan dan kesehatan jemari kuku. Berikut ini yang sebaiknya Anda lakukan:
  1. Bersihkan dengan perlahan. Agar kuku yang lemah tidak  makin parah, coba bersihkan gel nail polish secara perlahan. Anda bahkan bisa melakukannya sendiri  menggunakan remover khusus.
  2. Ganti kebiasaan. Gantilah gel nail polish Anda dengan nail polish biasa. Jika perlu, pilih yang bening dengan semburat pink, agar kuku tampak sehat alami. Lebih baik lagi jika Anda menggunakan nail polish yang mengandung nourishing conditioner untuk menutrisi kuku dan meningkatkan kelembapannya, seperti Sally Hansen Maximum Growth Plus Nourishing Nail Color.
  3. Biarkan kuku bernapas. Jangan biarkan kuku tertutup nail polish  tiap hari. Terapkan pembagian waktu apabila Anda penggemar nail polish: 2 minggu memakai, 4 minggu tidak memakai. Dengan begitu, kondisi kuku lebih terjamin kesehatannya.
  4. Anda juga bisa memakai nail polish strips berbentuk lembaran   terbuat dari gel yang mudah dipasang dan dilepas, seperti Sally Hansen Salon Effects Real Nail Polish Strips.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?