Food Review
Beranda Ikan Sale

26 Dec 2014


Kangen sayur ubi tumbuk (sayur daun singkong tumbuk), atau gulai dan balado ikan sale? Tak perlu repot terbang ke Medan, apalagi blusukan ke Padang Sidempuan. Cukup mampir ke rumah tua berlantai dua di bilangan Mayestik, Kebayoran Baru. Rumah yang di tahun 80-an dihuni keluarga Menteri Sosial Mintaredja SH itu, kini berubah menjadi Beranda Kitchen, Coffee & Terrace.
Tak melulu menyajikan hidangan Melayu, tapi juga berbagai jenis kuliner Nusantara lain, bahkan  western pop culinary seperti Beef Steak dan Salmon Grilled Lemon Sauce. Tapi, ragam hidangan Melayu yang tersedia di sini diakui Megananda, sang pemilik, menjadi pesona khusus bagi pelanggannya. 
Lontong medan biasa dicari para pelanggan untuk sarapan di pagi hari. Lontong dengan kuah santan ditemani potongan besar daging rendang, udang, tahu goreng, dan ditabur kering kentang. Sentilan tipis taoco menambah sedap rasanya.

Gulai dan Balado ikan sale juga menjadi ciri khas. Ikan sale adalah ikan yang diawetkan dengan teknik pengasapan. Masyarakat Tapanuli menggunakan ikan keting dan ikan baung yang banyak ditemukan di sungai. Karena jarang ditemukan di Jakarta, ikan ini masih diimpor dari Medan. Bumbu gulai sarat rempah. Aroma asap yang agresif  menjadi pas saat menyantapnya dengan sepiring nasi hangat dan sayur ubi tumbuk.

Walau unik dengan hidangan Tapanuli, suasana Beranda jauh dari kesan tradisional. Kesan modern rustic yang sedang tren  dan area patio menjadi daya tarik bagi kaum muda yang sering nongkrong ataupun arisan di tempat ini sembari menikmati live music. (f)

Lokasi: Jl. KH Ahmad Dahlan No.21, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Telp:
(021) 7221216.
Jam buka:
09.00–23.00 WIB.
Harga:
Rp25.000 – Rp176.000 (Harga belum termasuk pajak 21%). Harga sewaktu-waktu dapat berubah. Cek sewaktu bersantap).
Suasana:
Modern rustic denga area beranda.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?