Trending Topic
Atasi Isu Negatif

7 Jul 2015


Isu negatif juga bisa menyerang kita karena faktor di dalam diri kita sendiri. Sebagai individu yang berusaha membangun reputasi, ada dua faktor yang perlu kita perhatikan, yaitu self-packaging dan personal file. “Kita perlu membentuk self-packaging yang benar-benar menggambarkan diri kita sendiri. Jadi, kita perlu hati-hati saat membuka diri atau melakukan self-disclosure kepada orang-orang yang berinteraksi dengan kita,” tutur psikolog Roslina Verauli.
   
Yang dimaksudkan Vera bukanlah berpura-pura, tapi sebaiknya Anda selami lebih dulu tingkat kedekatan diri Anda dengan orang tersebut sebelum Anda benar-benar membuka diri seutuhnya. Hal ini juga terkait dengan life values orang tersebut. Jika hubungan Anda belum benar-benar dekat, kemungkinan orang tersebut dapat menerima perbedaan life values Anda dengan dirinya sangatlah kecil.

Menurutnya, pada dasarnya semua orang memakai banyak topeng dalam kehidupan  sehari-hari. Namun, topeng yang ia maksud bukanlah topeng kepalsuan, melainkan topeng persona yang seseorang kenakan untuk memainkan peran yang berbeda-beda dalam hidupnya. Pada dasarnya,  tiap manusia memang memiliki kepribadian yang terdiri atas serangkaian karakter yang dibentuk oleh lingkungan. Dikombinasikan oleh peran-peran yang ia jalani dalam hidupnya, terbentuklah topeng persona yang sesuai untuk tuntutan dari perannya masing-masing.

“Misalnya, seorang atasan yang galak dan disegani karyawannya, bisa jadi di rumah ia adalah seorang ibu yang lembut dan istri yang sabar. Sementara itu, di kelompok sosialnya ia dikenal sebagai sosok yang supel dan humoris,” jelasnya. Orang yang sehat secara psikologis justru mengenakan topengnya dengan sehat sesuai dengan perannya. Masalah akan menjadi kompleks ketika kadang kala peran-peran tadi saling conflicting, topeng-topengnya digunakan dengan tidak tepat, atau terlalu banyak kepalsuan ketika ia menjalani peran-perannya tersebut.

Sementara itu, personal file Anda berkaitan dengan gaya hidup psikologis. “Ketika seseorang ingin membangun i-brand dirinya dan mengembangkan diri menjadi lebih baik, individu yang berkembang, serta lebih berkompeten, gaya hidup psikologis atau apa yang ia lakukan sehari-hari akan mengacu kepada tujuan tersebut,” ujarnya. (f)
   




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?