KW merupakan singkatan kata yang diambil dari kata ‘kualitas’, dilafalkan dengan ‘kwalitas’. KW biasanya didefinisikan sebagai suatu produk bermerek ternama internasional yang bukan asli dan dijual di pasaran. Makin tinggi tingkat KW, produk tersebut akan sangat menyerupai produk aslinya mulai dari detail desain, warna, ukuran, hingga corak. Namun, tentu saja perbedaan utama antara tas bermerek asli dan tas KW adalah dari segi bahan, harga, dan teknik jahit.“Kini, produsen produk bermerek palsu yang kebanyakan dari Cina makin lama makin pintar,” ujar Rubiyani Rulianto, pemerhati tas bermerek asli dan penjual second hand branded bag yang bernaung dalam Hiperbratic. “Sebagai pembeli, saya pun jadi makin hati-hati karena tas aspal atau KW tersebut makin mirip. Masyarakat awam sering kali kesulitan membedakan tas bermerek yang palsu dan yang asli,” katanya. Tak heran jika ia tiap minggu selalu hadir di kawasan belanja Glodok dan Pasar Baru untuk mengetahui dan membandingkan perkembangan tas aspal tersebut.
Ironisnya, tak jarang barang KW tingkat tinggi juga memiliki harga menjulang seperti barang asli. Jika Anda berpikir tas merek asli memiliki Authenticity Card, tas KW original pun memiliki kartu serupa. “Jika beberapa tahun lalu tas bermerek asli dipastikan tidak memiliki jahitan ganda dan stempel logo yang dalam, kini tas bermerek asli pun jika diteliti memiliki jahitan ganda dan stempel logo yang kurang dalam. Jika ditelusuri lebih lanjut, hal ini ternyata tergantung dari mesin pembuatnya karena tiap tas bermerek asli tidak diproses secara massal,” jelas Rubiyani. Produk tas bermerek yang paling sering ‘ditembak’ adalah LV, Chanel, Hermes, Bottega Veneta, Sabbatha, Gucci, dan Chloe.(ANGGIA HAPSARI)


