Nabiel A. Karim Hayaze’/ MizanNama Abdur Rahman (AR) Baswedan mungkin tidak begitu dikenal publik. Namanya juga sangat sedikit dicantumkan dalam buku sejarah. Setelah meninggal, atas permintaannya, beliau tidak dikebumikan di Taman Makam Pahlawan. Padahal, perannya begitu besar bagi sejarah terbentuknya republik ini.
Kakek dari Anies Baswedan ini adalah tokoh integrasi kaum Arab ke dalam bangsa-negara Indonesia. Beliau juga anggota misi diplomasi pertama Indonesia, anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dan Wakil Menteri Muda Penerangan RI pada Kabinet Syahrir. Pemikiran dan sepak terjang beliau yang dituliskan dalam buku ini membuat kita menyadari visinya yang besar terhadap bangsa ini. (f)


