Korrie Layun Rampan/ GrasindoKisah berlatar masyarakat adat Dayak Benuaq yang hidupnya menyatu dengan alam. Mengikuti cerita hidup Nori di sebuah kawasan di tepi Sungai Nyawatan, Kalimantan Timur. Tak mudah baginya untuk hidup sebagai ibu tunggal, setelah suaminya, Jue, yang bekerja sebagai pencari sarang burung walet di pedalaman gua, dinyatakan menghilang. Hingga suatu ketika, putrinya, Pune, jatuh terperosok ke lubang, terungkaplah fakta tentang penyebab hilangnya Jue. Novel ini adalah lanjutan dari novel Korrie sebelumnya yang berjudul Upacara. Kedua novel tersebut memenangkan sayembara penulisan Roman Dewan Kesenian Jakarta, masing-masing tahun 1976 dan 1998. (f)


