Filler merupakan cairan yang disuntikkan ke titik-titik wajah untuk memberi volume pada bagian kulit yang mulai mengendur dan mencekung, seperti daerah garis senyum, bawah mata, dagu, alis dan juga hidung agar terlihat lebih mancung.
Ada berbagai macam cairan filler, seperti kolagen, asam hyaluronat, dan calcium hydroxyl apatite yang memiliki fungsi dan ketahanan berbeda. Sebaiknya pilih filler yang tidak permanen agar bentuk filler menyesuaikan dengan proses penuaan kulit serta larut dalam sistem limfatik tubuh.
Perawatan filler biasanya dikombinasikan dengan botox. Menurut dr. Steven Liew, ahli bedah plastik asal Australia, dalam konferensi pers Allergan, perusahaan botox asal Amerika, kombinasi botox dan filler merupakan jawaban tepat bagi tanda penuaan dini untuk mencegah kerutan yang lebih dalam. Tak hanya memberi volume, filler juga berfungsi melembapkan kulit dari dalam dan membantu regenerasi kulit lebih cepat.
IVANA SITANGGANG


