
Foto: Instagram/@forbes, Forbes.com
Hasil penelitian Pew Research Center—seperti dilansir www.pewresearch.org—menunjukkan bahwa jumlah pemimpin wanita pada tahun 2015 meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2005. Terbukti beberapa kursi kepresidenan di beberapa negara memang diisi oleh pemimpin wanita. Antara lain presiden Korea Selatan Park Geun-hye, presiden Kroasia Kolinda Grabr-Kitarovic, presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Bahkan, Amerika saat ini sedang ‘menyiapkan’ Hillary Clinton sebagai presiden wanita pertama.
Bertambahnya jumlah presiden wanita ternyata memengaruhi daftar wanita paling berpengaruh di dunia tahun 2016 versi majalah Forbes. Bila tahun-tahun sebelumnya ada selebritas yang masuk dalam daftar tersebut—seperti Ellen DeGeneres, Taylor Swift, dan Angelina Jolie—tahun 2016 Forbes tidak lagi memasukkan para selebritas. Kecuali, nih, Oprah Winfrey yang dinilai dari perannya sebagai pengusaha dan filantropis.
Namun, bukan berarti para selebritas dianggap tidak punya pengaruh lagi. Hanya saja Forbes ingin menunjukkan partisipiasi wanita di dunia politik serta potensi pengaruh mereka pada skala nasional maupun global. Karena itu, presiden Taiwan yang baru terpilih, Tsai Ing-wen, langsung masuk daftar tersebut, bersama dengan Kanselir Jerman Angela Merkel—yang menjadi nomor 1 selama 6 tahun berturut-turut—dan presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, yang masih bertahan dalam daftar tersebut.
Tahun ini wanita dari berbagai negara ikut mewarnai daftar Forbes. Ada Kepala Pemerintahan (First Minister) Skotlandia, Nicola Sturgeon, pemenang nobel perdamaian asal Myanmar Aung San Suu Kyi, presiden Nepal, termasuk dari Indonesia, yaitu Sri Mulyani Indrawati.
Tidak lupa, pemimpin-pemimpin wanita yang telah berhasil memimpin organisasi internasional, perusahaan global, serta menciptakan tren di dunia.
Berikut daftar 100 Tokoh Wanita Paling Berpengaruh di Dunia tahun 2016 versi majalah Forbes:
1. Angela Merkel (Kanselir Jerman)
2. Hillary Clinton (kandidat presiden AS)
3. Janet Yellen (Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve System, AS)
4. Melinda Gates (pemimpin Bill & Melinda Gates Foundation, AS)
5. Mary Barra (CEO General Motor, AS)
6. Christine Lagarde (Managing Director International Monetary Fund (IMF), Prancis)
7. Sheryl Sandberg (COO Facebook, AS)
8. Susan Wojcicki (CEO YouTube, Google, AS)
9. Meg Whitman (CEO Hewlett-Packard, AS)
10. Ana Patricia Botin (Ketua Santander Group, Banco Santander, Spanyol)
11. Ginni Rometty (CEO IBM, AS)
12. Park Geun-hye (Presiden Korea Selatan)
13. Michelle Obama (First lady, AS)
14. Indra Nooyi (CEO PepsiCo, AS)
15. Angeka Ahrendts (Wakil Direktur Senior untuk Retail Apple, AS)
16. Abigail Johnson (President-CEO Fidelity Investments, AS)
17. Tsai Ing-wen (Presiden Taiwan)
18. Michelle Bachelet (Presiden Chile)
19. Frederica Mogherini (Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Italia)
20. Safra Catz (Co-CEO Oracle, AS)
21. Oprah Winfrey (Aktris, Sutradara/Produser, pengusaha, TV personality, filantropis, AS)
22. Helen Clark (Administrator UNDP, Selandia Baru)
23. Ruth Bader Ginsburg (Hakim Agung, AS)
24. Marillyn Hewson (CEO Lockheed Martin, AS)
25. Arundhati Bhattacharya (Chair-Managing director, Bank Nasional India, India)
26. Aung San Suu Kyi (Konselor & peraih nobel perdamaian, Myanmar)
27. Ruth Porat (CEO Alphabet, AS)
28. Anna Wintour (Direktur artistic Conde Nast Publications, Inc., AS)
29. Ratu Elizabeth II (Inggris Raya)
30. Ho Cing (CEO Temasek, Singapura)
31. Adena Friedman (Presiden-COO NASDAQ OMX, AS)
32. Irene Rosenfeld (CEO Model?z International, AS)
33. Loretta Lynch (Jaksa Agung, AS)
34. Ursula Burns (Chair-CEO Xerox, AS)
35. Lucy Peng (CEO Ant Financial Services - Alibaba Group, Tiongkok)
36. Sheikh Hasina Wajed (Perdana Menteri, Bangladesh)
37. Sri Mulyani Indrawati (Direktur Pelaksana World Bank, Indonesia)
38. Margaret Chan (Direktur Jenderal WHO, Tiongkok)
39. Drew Gilpin Faust (Presiden Harvard University, AS)
40. Chanda Kochhar (CEO-Managing director ICICI Bank, India)
41. Samantha Power (Wakil Tetap Amerika Serikat untuk PBB, AS)
42. Pollyanna Chu (Direktur Eksekutif Kingston Securities, Hong Kong)
43. Sheikha Lubna Al Qasimi (Menteri Toleransi, Emirat Arab)
44. Amy Hood (CFO Microsoft, AS)
45. Beth Comstock (President-CEO divisi GE Business Innovations, AS)
46. Kolinda Grabar-Kitarovic (Presiden Kroasia)
47. Bonnie Hammer (Direksi Cable Entertainment Group NBC Universal Comcast, AS)
48. Ertharin Cousin (Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia PBB, AS)
49. Laurene Powell Jobs (Pendiri dan Direksi Emerson Collective, AS)
50. Nicola Sturgeon (Kepala Pemerintahan Skotlandia)
51. Gina Rineheart (Direksi Eksekutif Hancock Prospecting, Asutralia)
52. Bidya Devi Bhandari (Presiden Nepal)
53. Dana Walden(CEO Fox Television Group 21st Century Fox)
54. Phebe Novakovic (CEO General Dynamics, AS)
55. Marissa Mayer (CEO Yahoo, AS)
56. Elvira Nabiullina (Gubernur Bank Rusia)
57. Rosalind Brewer (Presiden & CEO Sam’s Club Wal-Mart, AS)
58. Peng Liyuan (First Lady Tiongkok)
59. Nemat (Minouche) Shafik (Deputi Gubernur Bank Inggris, Inggris)
60. Mary Callahan Erdoes (CEO J.P Morgan Assen Management, AS)
61. Zhou Qunfei (pemilik modal Lens Technology, Hong Kong)
62. Nguyen Thi Phuong Thao (Salah satu pendiri dan direksi Sovico Holdings, Vietnam)
63. Dong Mingzhu (Direksi Gree Electric Appliances, Tiongkok)
64. Güler Sabanci (Direksi & direktur pelaksana Sabanci Holding, Turki)
65. Lubna S. Olayan, (CEO Olayan Financing Company, Arab Saudi)
66. Susan Cameron (CEO Reynolds American, AS)
67. Donna Langley (Direksi Universal Pictures, Inggris)
68. Katharine Viner (Pemimpin Redaksi Guardian News & Media, Inggris)
69. Feng Ying Wang (CEO Great Wall Motor Comapany Ltd., Tiongkok)
70. Arianna Huffington (Pemimpin Redaksi Huffington Post Media Group, AS)
71. Diane von Furstenberg (Desainer, AS)
72. Dalia Grybauskaite (Presiden Lithuania)
73. Tory Burch (CEO Tory Burch, AS)
74. Mary Jo White (Komisi Sekuritas dan Bursa AS)
75. Kaci Kullmann Five (Direksi Nobel Foundation, Norwegia)
76. Gwynne Shotwell (COO SpaceX, AS)
77. Kiran Mazumdar-Shaw (Pendiri dan Direksi Biocon Ltd., India)
78. Zanny Minton Beddoes (Pemimpin Redaksi The Economist, Inggris)
79. Miuccia Prada (Desainer, Italia)
80. Folorunsho Alakija (Pengusaha Tambang Minyak, Nigeria)
81. Solina Chau (Pendiri Horizons Ventures, Hong Kong)
82. Judy Faulkner (Pendiri & CEO Epic Systems, AS)
83. Ellen Johnson-Sirleaf (Presiden Liberia)
84. Fabiola Gianotti (Ilmuwan CERN, Italia)
85. Lynn Good (CEO Duke Energy, AS)
86. Mary Meeker (Parner Kleiner Perkins Caufield & Byers, AS)
87. Patricia Harris (CEO Bloomberg Philanhtropies, AS)
88. Eliza Manningham-Buller (Direksi Wellcome Trust, Inggris)
89. Irina Bokosa (Direktur Jenderal UNESCO, Bulgaria)
90. Sara Blakely (Pendiri Spanx, AS)
91. Raja Easa Al Gurg (Direktur Pelaksana Easa Saleh Al Gurg Group, Emirat Arab)
92. Debra Cafaro (CEO Ventas)
93. Shobhan Bhartia (Direksi HT Media, India)
94. Greta Van Susteren (Penyiar FOX News, News Corp, AS)
95. Heather Bresch (CEO Mylan, AS)
96. Ameenah Gurib-Fakim (Presiden Maurutiis)
97. Risa Lavizzo-Mourey (CEO Robert Wood Johnson Foundation, AS)
98. Lee Boo-jin (Pemilik Samsung C&T Corp., Korea Selatan)
99. Beth Brooke-Marciniak (Wakil Direksi Global Divisi Kebijakan Publik Ernst & Young, AS)
100. Jenni Lee (Managing Partner GGV Capital, Singapura) (f)
Bertambahnya jumlah presiden wanita ternyata memengaruhi daftar wanita paling berpengaruh di dunia tahun 2016 versi majalah Forbes. Bila tahun-tahun sebelumnya ada selebritas yang masuk dalam daftar tersebut—seperti Ellen DeGeneres, Taylor Swift, dan Angelina Jolie—tahun 2016 Forbes tidak lagi memasukkan para selebritas. Kecuali, nih, Oprah Winfrey yang dinilai dari perannya sebagai pengusaha dan filantropis.
Namun, bukan berarti para selebritas dianggap tidak punya pengaruh lagi. Hanya saja Forbes ingin menunjukkan partisipiasi wanita di dunia politik serta potensi pengaruh mereka pada skala nasional maupun global. Karena itu, presiden Taiwan yang baru terpilih, Tsai Ing-wen, langsung masuk daftar tersebut, bersama dengan Kanselir Jerman Angela Merkel—yang menjadi nomor 1 selama 6 tahun berturut-turut—dan presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, yang masih bertahan dalam daftar tersebut.
Tahun ini wanita dari berbagai negara ikut mewarnai daftar Forbes. Ada Kepala Pemerintahan (First Minister) Skotlandia, Nicola Sturgeon, pemenang nobel perdamaian asal Myanmar Aung San Suu Kyi, presiden Nepal, termasuk dari Indonesia, yaitu Sri Mulyani Indrawati.
Tidak lupa, pemimpin-pemimpin wanita yang telah berhasil memimpin organisasi internasional, perusahaan global, serta menciptakan tren di dunia.
Berikut daftar 100 Tokoh Wanita Paling Berpengaruh di Dunia tahun 2016 versi majalah Forbes:
1. Angela Merkel (Kanselir Jerman)
2. Hillary Clinton (kandidat presiden AS)
3. Janet Yellen (Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve System, AS)
4. Melinda Gates (pemimpin Bill & Melinda Gates Foundation, AS)
5. Mary Barra (CEO General Motor, AS)
6. Christine Lagarde (Managing Director International Monetary Fund (IMF), Prancis)
7. Sheryl Sandberg (COO Facebook, AS)
8. Susan Wojcicki (CEO YouTube, Google, AS)
9. Meg Whitman (CEO Hewlett-Packard, AS)
10. Ana Patricia Botin (Ketua Santander Group, Banco Santander, Spanyol)
11. Ginni Rometty (CEO IBM, AS)
12. Park Geun-hye (Presiden Korea Selatan)
13. Michelle Obama (First lady, AS)
14. Indra Nooyi (CEO PepsiCo, AS)
15. Angeka Ahrendts (Wakil Direktur Senior untuk Retail Apple, AS)
16. Abigail Johnson (President-CEO Fidelity Investments, AS)
17. Tsai Ing-wen (Presiden Taiwan)
18. Michelle Bachelet (Presiden Chile)
19. Frederica Mogherini (Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Italia)
20. Safra Catz (Co-CEO Oracle, AS)
21. Oprah Winfrey (Aktris, Sutradara/Produser, pengusaha, TV personality, filantropis, AS)
22. Helen Clark (Administrator UNDP, Selandia Baru)
23. Ruth Bader Ginsburg (Hakim Agung, AS)
24. Marillyn Hewson (CEO Lockheed Martin, AS)
25. Arundhati Bhattacharya (Chair-Managing director, Bank Nasional India, India)
26. Aung San Suu Kyi (Konselor & peraih nobel perdamaian, Myanmar)
27. Ruth Porat (CEO Alphabet, AS)
28. Anna Wintour (Direktur artistic Conde Nast Publications, Inc., AS)
29. Ratu Elizabeth II (Inggris Raya)
30. Ho Cing (CEO Temasek, Singapura)
31. Adena Friedman (Presiden-COO NASDAQ OMX, AS)
32. Irene Rosenfeld (CEO Model?z International, AS)
33. Loretta Lynch (Jaksa Agung, AS)
34. Ursula Burns (Chair-CEO Xerox, AS)
35. Lucy Peng (CEO Ant Financial Services - Alibaba Group, Tiongkok)
36. Sheikh Hasina Wajed (Perdana Menteri, Bangladesh)
37. Sri Mulyani Indrawati (Direktur Pelaksana World Bank, Indonesia)
38. Margaret Chan (Direktur Jenderal WHO, Tiongkok)
39. Drew Gilpin Faust (Presiden Harvard University, AS)
40. Chanda Kochhar (CEO-Managing director ICICI Bank, India)
41. Samantha Power (Wakil Tetap Amerika Serikat untuk PBB, AS)
42. Pollyanna Chu (Direktur Eksekutif Kingston Securities, Hong Kong)
43. Sheikha Lubna Al Qasimi (Menteri Toleransi, Emirat Arab)
44. Amy Hood (CFO Microsoft, AS)
45. Beth Comstock (President-CEO divisi GE Business Innovations, AS)
46. Kolinda Grabar-Kitarovic (Presiden Kroasia)
47. Bonnie Hammer (Direksi Cable Entertainment Group NBC Universal Comcast, AS)
48. Ertharin Cousin (Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia PBB, AS)
49. Laurene Powell Jobs (Pendiri dan Direksi Emerson Collective, AS)
50. Nicola Sturgeon (Kepala Pemerintahan Skotlandia)
51. Gina Rineheart (Direksi Eksekutif Hancock Prospecting, Asutralia)
52. Bidya Devi Bhandari (Presiden Nepal)
53. Dana Walden(CEO Fox Television Group 21st Century Fox)
54. Phebe Novakovic (CEO General Dynamics, AS)
55. Marissa Mayer (CEO Yahoo, AS)
56. Elvira Nabiullina (Gubernur Bank Rusia)
57. Rosalind Brewer (Presiden & CEO Sam’s Club Wal-Mart, AS)
58. Peng Liyuan (First Lady Tiongkok)
59. Nemat (Minouche) Shafik (Deputi Gubernur Bank Inggris, Inggris)
60. Mary Callahan Erdoes (CEO J.P Morgan Assen Management, AS)
61. Zhou Qunfei (pemilik modal Lens Technology, Hong Kong)
62. Nguyen Thi Phuong Thao (Salah satu pendiri dan direksi Sovico Holdings, Vietnam)
63. Dong Mingzhu (Direksi Gree Electric Appliances, Tiongkok)
64. Güler Sabanci (Direksi & direktur pelaksana Sabanci Holding, Turki)
65. Lubna S. Olayan, (CEO Olayan Financing Company, Arab Saudi)
66. Susan Cameron (CEO Reynolds American, AS)
67. Donna Langley (Direksi Universal Pictures, Inggris)
68. Katharine Viner (Pemimpin Redaksi Guardian News & Media, Inggris)
69. Feng Ying Wang (CEO Great Wall Motor Comapany Ltd., Tiongkok)
70. Arianna Huffington (Pemimpin Redaksi Huffington Post Media Group, AS)
71. Diane von Furstenberg (Desainer, AS)
72. Dalia Grybauskaite (Presiden Lithuania)
73. Tory Burch (CEO Tory Burch, AS)
74. Mary Jo White (Komisi Sekuritas dan Bursa AS)
75. Kaci Kullmann Five (Direksi Nobel Foundation, Norwegia)
76. Gwynne Shotwell (COO SpaceX, AS)
77. Kiran Mazumdar-Shaw (Pendiri dan Direksi Biocon Ltd., India)
78. Zanny Minton Beddoes (Pemimpin Redaksi The Economist, Inggris)
79. Miuccia Prada (Desainer, Italia)
80. Folorunsho Alakija (Pengusaha Tambang Minyak, Nigeria)
81. Solina Chau (Pendiri Horizons Ventures, Hong Kong)
82. Judy Faulkner (Pendiri & CEO Epic Systems, AS)
83. Ellen Johnson-Sirleaf (Presiden Liberia)
84. Fabiola Gianotti (Ilmuwan CERN, Italia)
85. Lynn Good (CEO Duke Energy, AS)
86. Mary Meeker (Parner Kleiner Perkins Caufield & Byers, AS)
87. Patricia Harris (CEO Bloomberg Philanhtropies, AS)
88. Eliza Manningham-Buller (Direksi Wellcome Trust, Inggris)
89. Irina Bokosa (Direktur Jenderal UNESCO, Bulgaria)
90. Sara Blakely (Pendiri Spanx, AS)
91. Raja Easa Al Gurg (Direktur Pelaksana Easa Saleh Al Gurg Group, Emirat Arab)
92. Debra Cafaro (CEO Ventas)
93. Shobhan Bhartia (Direksi HT Media, India)
94. Greta Van Susteren (Penyiar FOX News, News Corp, AS)
95. Heather Bresch (CEO Mylan, AS)
96. Ameenah Gurib-Fakim (Presiden Maurutiis)
97. Risa Lavizzo-Mourey (CEO Robert Wood Johnson Foundation, AS)
98. Lee Boo-jin (Pemilik Samsung C&T Corp., Korea Selatan)
99. Beth Brooke-Marciniak (Wakil Direksi Global Divisi Kebijakan Publik Ernst & Young, AS)
100. Jenni Lee (Managing Partner GGV Capital, Singapura) (f)
Topic
#100tokohwanita



