Trending Topic
Jangan Anggap Sepele, Kini Tak Pakai Masker Di Tempat Umum Akan Didenda

12 May 2020


Foto: Pixabay


Mengurangi Angka Kematian
Pada awal pandemi mulai menyebar sejak awal Januari 2020, banyak negara termasuk Indonesia yang memang memperingatkan agar masyarakat umum yang tidak sedang sakit jangan mengenakan masker. Hal itu dilakukan agar masyakat tidak melakukan pembelian masker medis dalam jumlah besar. Sebab masker medis diperuntukkan kepada para tenaga media di garis depan.
 
Namun akhirnya peringatan itu dicabut seiring dengan saran dari WHO untuk mengenakan masker bila berada di tempat umum baik yang sedang sakit ataupun yang tidak. Masker yang disarankan adalah masker kain.
 
Agar kita paham mengapa memakai masker kain itu penting. Perlu kita ketahui bagaimana virus yang menyebabkan Covid-19 menyebar. Setelah menginfeksi seseorang, virus Sars-CoV-2 akan menggandakan diri.
 
Saat berlipat ganda, partikel-partikel virus baru ini kemudian meledak dari sel-sel dan tersuspensi dalam cairan tubuh di paru-paru, mulut, dan hidung. Ketika orang yang terinfeksi batuk, dapat mengeluarkan tetesan yang dikenal sebagai aerosol berisi virus ke udara dan bisa bertahan hingga berjam-jam.
 
Maka salah satu langkah yang baik untuk mengurangi penyebarannya adalah dengan mengenakan masker kain.
 
Ben Cowling, kepala epidemiologi dan biostatistik di Universitas Hong Kong seperti dikutip dari www.bbc.com mengatakan bahwa masker dapat membantu mengurangi penularan virus.
 
Ben menambahkan bahwa pemakain masker ini sangat penting karena diperkirakan 6% hingga hampir 18% dari mereka yang terinfeksi tidak memiliki gejala. Sementara mereka sangat berpotesi menularkan virus kepada orang lain.
 
“Jika semua orang memakai masker, termasuk mereka yang tidak memiliki gejala, bisa membantu mengurangi penyebaran virus,” kata Ben.
 
Walau tidak seefektif masker medis jenis N95, namun masker berbahan kain seperti katun blend, linen, sarung bantal, dan t-shirt katun dapat menghalau cairan dari mulut atau hidung.
 
Pemakaian masker kain akan semakin baik jika dikombinasikan dengan langkah-langkah lain seperti jarak sosial dan mencuci tangan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Arizona State University menemukan bahwa jika 80% orang menggunakan masker dapat mengurangi jumlah kematian di New York sebesar 17-45% selama periode dua bulan. (f)


Baca Juga:
Badan POM Luncurkan Pedoman Produksi dan Distribusi Pangan Olahan di Tengah Krisis COVID19
Kisah Ika Dewi Maharani, Satu-Satunya Relawan Wanita Supir Ambulans COVID-19
Kaya Omega-3, Ikan Kembung Tak Kalah Pamor dari Salmon

 


Topic

#corona, #maskerkain

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?