
Foto: Stocksnap.io
Penggemar olahraga triathlon, jangan lewatkan ajang Bintan Triathlon yang akan digelar 28-29 Mei 2016. Terbagi atas empat kategori lumayan bersahabat bagi pemula, yaitu; Olympic Distance (1,5km renang, 40km sepeda, 10 lari), Sprint Distance (750m renang, 20km sepeda, 5km lari), Youth Distance (300m renang, 12km sepeda, 3km lari), dan Kids Distance (150m renang, 6km sepeda, 1,5km lari).
Ini merupakan ajang yang dapat dipergunakan sebagai latihan sekaligus menguji kondisi jelang ajang triathlon yang lebih besar, yaitu Ironman 70,3 Bintan, 28 Agustus 2016. Kompetisi yang diselenggarakan untuk kedua kalinya oleh MetaSport ini semakin memperkuat posisi Bintan sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
“Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata memberi support untuk acara ini karena meski judulnya acara olahraga, triathlon IRONMAN 70,3 memiliki media value. Ajang ini bisa digunakan sebagai cara promosi destinasi, “ ujar Nia Niscaya, Deputi Pengembangan Mancanegara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, awal April lalu.
Bintan, sebagai gerbang barat Indonesia memiliki potensi besar untuk mengundang atlit kelas dunia. “Kami menargetkan 1000 peserta untuk ikut tahun ini, sebagian besar adalah atlit mancanegara seperti dari Jepang, Australia, dan Singapura. Kami berharap 15% atlit Indonesia akan ikut kompetisi,” ujar Nathalie Marquet, CEO MetaSport.
Ironman 70,3 dikenal juga sebagai half ironman, dimana para atlit akan menempuh jarak 70,3 mil (113km) yang terdiri dari: 1.2-mile (1.9 km) renang, 56-mile (90 km) sepeda, dan 13.1-mile (21.1 km) lari. Bagi pemula yang belum siap melakukan ketiganya sekaligus, panitia Ironman 70,3 Bintan menyiapkan kategori tim estafet dimana satu tim terdiri dari satu perenang, satu pengendara sepeda, dan satu pelari.
Selain kemudahan posisi yang strategis, 45 menit dengan kapal cepat dari Singapura, Bintan dipilih karena kondisinya yang ideal. “Bintan memiliki perairan yang jernih dan jalanan yang terawat baik sehingga memberi kenyamanan untuk atlit bertanding tanpa khawatir hal-hal selain mengejar prestasi,”ujar Andi Wibowo, atlit triathlon Indonesia yang tahun lalu ikut lomba yang sama dan kembali akan ikut tahun ini. Andi berharap, semakin banyak lomba triathlon diadakan di tanah air, sehingga masyarakat akan makin mengenal triathlon sehingga nantinya akan melahirkan atlit-atlit triathlon baru di masa datang. (f)


