Trending Topic
Ini Cerita di Balik Busana Presiden Jokowi di Karnaval Kemerdekaan di Bandung, Semua Sarat Makna

29 Aug 2017



Foto: Desman Mendrofa

3/ Hiasan Kepala
Iket kepala atau totopong Makuta Sinatria dikerjakan oleh Agus Roche Effendie, desainer lulusan Fakultas Seni Rupa & Desain ITB, Pupuphu Utama Komunitas Iket, selendang Sunda. Pada busana adat pria Sunda, iket kepala  menjadi pelengkap  sekaligus sebagai penanda identitas gaya berbusana. 

Makuta berarti mahkota, benda yang dijadikan penutup kepala yang dikenakan di atas kepala. Sinatria  adalah ksatria, karakter yang mengacu pada sikap berani, adil, tegas dan jujur.

Pemakai iket kepala adalah pemimpin, seseorang yang sedang menjalankan tugas mulia atau seseorang yang sedang mencari peningkatan kebaikan diri. Iket kepala semacam ini lazim digunakan pada acara bersama masyarakat, kenegaraan atau juga antarbangsa.

Memakai totopong Sunda Makuta Sinatria memberikan wejangan kepada pemakainya untuk melaksanakan Tilu Eusi Diri (tiga sikap adil): berani dan adil, panceg (berketetapan hati/tegas) dan silih wangi (saling mewangikan/saling memberi kebaikan, mengayomi).

5/ Pusaka Kujang Naga Lobang
Sebagai pelengkap busana, Presiden Jokowi menyelipkan Kujang Naga Lobang Salapan di pinggang yang merupakan pusaka tanah Sunda yang terbuat dari batu meteor.Kujang adalah simbol pemimpin yang mengayomi rakyat. Jumlah lubang menentukan ‘tingginya’ Kudjang ini.

Simak ulasan di laman selanjutnya: Bros pada Beskap dan Alas Kaki
 

Petty S. Fatimah


Topic

#HUTRI72, #RI72, #Jokowi, #JokoWidodo

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?