
Sansa Stark (tengah) dan Ned Stark (kanan), klan protagonis yang berkuasa di Utara.
Foto: gameofthrones.com
Winterfell dan Klan Stark
Di dunia game of Thrones, di Kerajaan Westeros, ada klan-klan besar yang berkuasa, saling bersekutu, bersaing, mengkhianati satu sama lain, berperang, demi meraih kekuasaan. Setidaknya ada 5 klan besar, yaitu House Stark, House Barratheon, House Lannister, House Tully, HouseTyrell dan House Targaryen. Protagonis di GTO adalah Klan Stark yang berkuasa di Utara.
The North, dulunya adalah satu dari 7 Kerajaan yang eksis di Westeros. Utara diperintah oleh Lords dari Winterfell, yaitu klan Stark. Klan ini menggunakan lambing dire wolf, dengan semboyan Winter is Coming. Dire wolf adalah serigala raksasa, yang langka dan hanya hidup di kawasan Utara.
Saat cerita dimulai, Winterfell dipimpin oleh Lord Eddard (Ned) Stark, yang menikah dengan Catelyn, dari klan Tully. Pernikahan mereka dikarunia 5 anak, Robb, Sansa, Arya, Brandon (Bran) dan Rickon. Ned memiliki anak haram, Jon Snow, yang menjadi kerikil dalam hubungannya dengan Catelyn, meski pada masa itu memiliki anak haram adalah hal biasa. Persoalannya, Ned tidak pernah mau membuka jati diri ibu kandung Jon.
Anak haram tidak bisa memakai nama belakang klan ayahnya, namun menggunakan nama generic dari kawasan kekuasaan mereka. Snow dipakai untuk nama belakang anak haram di kawasan utara.
Intrik dimulai ketika Ned, yang adalah sahabat karib dan sudah dianggap layaknya saudara oleh Raja Robert Baratheon, Raja yang berkuasa di tahta Besi di King’s Landing, diminta Raja Robert untuk menjadi tangan kanannya di ibukota. Setelah raja Robert meninggal dunia, Ned mendapati konspirasi gelap yang didalangi istri raja, Ratu Cersei yang berasal dari klan Lannister. Termasuk dugaan inses antara Cersei dengan saudara kembarnya, Jamie Lannister, yang menghasilkan tiga anak Joffrey Baratheon, Myrcella Baratheon dan Tomen Baratheon.
“When you play the Game of Thrones, you win or you die.” Begitu kata Ratu Cersei kepda Ned saat ia dikonfrontasi bahwa Joffrey adalah bukan anak Raja Robert. Konflik keduanya berujung pemenggalan kepala Ned, dengan tuduhan pengkhianatan terhadap Tahta Besi. Pemenggalan Ned juga menandai dimulainya babak baru: peperangan antar klan.
The North, dulunya adalah satu dari 7 Kerajaan yang eksis di Westeros. Utara diperintah oleh Lords dari Winterfell, yaitu klan Stark. Klan ini menggunakan lambing dire wolf, dengan semboyan Winter is Coming. Dire wolf adalah serigala raksasa, yang langka dan hanya hidup di kawasan Utara.
Saat cerita dimulai, Winterfell dipimpin oleh Lord Eddard (Ned) Stark, yang menikah dengan Catelyn, dari klan Tully. Pernikahan mereka dikarunia 5 anak, Robb, Sansa, Arya, Brandon (Bran) dan Rickon. Ned memiliki anak haram, Jon Snow, yang menjadi kerikil dalam hubungannya dengan Catelyn, meski pada masa itu memiliki anak haram adalah hal biasa. Persoalannya, Ned tidak pernah mau membuka jati diri ibu kandung Jon.
Anak haram tidak bisa memakai nama belakang klan ayahnya, namun menggunakan nama generic dari kawasan kekuasaan mereka. Snow dipakai untuk nama belakang anak haram di kawasan utara.
Intrik dimulai ketika Ned, yang adalah sahabat karib dan sudah dianggap layaknya saudara oleh Raja Robert Baratheon, Raja yang berkuasa di tahta Besi di King’s Landing, diminta Raja Robert untuk menjadi tangan kanannya di ibukota. Setelah raja Robert meninggal dunia, Ned mendapati konspirasi gelap yang didalangi istri raja, Ratu Cersei yang berasal dari klan Lannister. Termasuk dugaan inses antara Cersei dengan saudara kembarnya, Jamie Lannister, yang menghasilkan tiga anak Joffrey Baratheon, Myrcella Baratheon dan Tomen Baratheon.
“When you play the Game of Thrones, you win or you die.” Begitu kata Ratu Cersei kepda Ned saat ia dikonfrontasi bahwa Joffrey adalah bukan anak Raja Robert. Konflik keduanya berujung pemenggalan kepala Ned, dengan tuduhan pengkhianatan terhadap Tahta Besi. Pemenggalan Ned juga menandai dimulainya babak baru: peperangan antar klan.
Topic
#gameofthrones, #jokowi, #gto


