Sex & Relationship
Zona Bebas Cinlok

17 Aug 2011

Hindari, nih, lokasi rawan cinlok kalau nggak mau tergoda....

Tempat kursus
Ngaku, deh, banyak yang berharap dapat gebetan ketika ikut kursus. Dengan adanya gebetan, makin semangat, dong, datang kursus. Risikonya, bisa-bisa kursus berhenti di tengah jalan karena patah hati.

Gym
Asyiknya nge-gym, salah satunya bisa ngecengin cowok-cowok berbadan keren. Apalagi cowok yang rajin olahraga biasanya sadar betul pentingnya kesehatan. Menjadikan mereka sebagai penyemangat olahraga boleh saja, tapi jangan jadikan prioritas utama. Tanpa mereka pun kita kudu tetap rajin mengolah tubuh, dong!

Karantina
Dalam beberapa kompetisi, kita rentan banget kena cinlok. Bagaiman tidak kalau hampir setiap hari kita melihatnya melulu. Ngobrol nyambung, berlanjut curhat dan akhirnya kena cinlok, deh!

Outbound
Kegiatan outbound yang diadakan kantor atau kampus juga bisa jadi tempat cinlok bersemi. Melakukan kegiatan bersama, apalagi kalau menginap beberapa hari, memperlancar proses pdkt, deh. Hasilnya, bukan hanya ikatan kita dan teman-teman yang makin kuat, tapi kita dan gebetan juga. He he he....


Beberapa hal harus kita sadari sebelum melanjutkan cinlok!

Seumur jagung
Cinlok bisa dikategorikan sebagai cinta sesaat. Artinya, perasaan dekat yang timbul setelah melalui kebersamaan intens dalam waktu relatif singkat. Karena proses instan, kemungkinan besar berakhir instan juga, deh.

Kenal sebatas 'kulit'
Logikanya, selama proses cinlok kita memang tahu baik-baiknya saja. Proses yang singkat nggak menjamin kita bisa mendalami si dia sebenarnya. Setelah beberapa lama, baru ketahuan, deh, 'belangnya' kalau dia nggak sebaik yang kita kira.

Risiko, oh, risiko
Berurusan dengan cowok yang baru kita kenal saat liburan atau tugas kerja juga berisiko tinggi, tuh. Kita nggak tahu keadaan dia yang sebenarnya. Siapa yang tahu jika ternyata dia sudah punya istri? Wah! CC


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?