Selain berstatus sebagai penyanyi, kini Andien juga berprofesi sebagai pengusaha, nih….
Saking cintanya pada olahraga, Anda membuka gym?
Yap, sebagai sport enthusiast, wajar jika saya berbisnis di bidang ini. Namun, saya nggak membuka gym yang konvensional, melainkan micro gym bernama Fit 20 yang hanya terdiri dari alat miha bodytech. Alat ini nggak cuma buat olahraga, tapi juga terapi bagi pasien pascastroke, pascakanker, maupun operasi.
Hasilnya, orang yang datang ke gym saya, tuh, beragam. Mulai dari cewek yang ingin meratakan perut, cowok yang ingin membentuk otot tertentu, hingga orang yang terapi pascacedera. Micro gym seperti ini sebenarnya sudah lazim di Jerman. Di tiap sudut, pasti ada. Mereka tipe orang yang butuh olahraga sebentar, namun rutin. Dengan alat ini, kita cukup olahraga 20 menit, tuh.
Apakah ada biaya keanggotaan juga seperti gym pada umumnya?
Tidak. Peserta hanya membayar per kedatangan, atau paket berupa 12, 24, 48, atau 72 kali kedatangan. Sekali datang Rp 500.000. Jika ambil paket, tentu lebih murah.
Kok, kepikiran untuk membuka micro gym seperti ini?
Kebetulan teman saya distributor alatnya. Harganya lumayan mahal, jadi hanya orang tertentu yang dapat menjajalnya. Saya pun berpikir untuk memasukkannya ke gym agar orang-orang bisa mencoba tanpa perlu membeli.
Sudah buka usaha gym, buka home décor pula, ya….
Ya, sejak dulu saya tertarik sesuatu yang lucu dan unik. Kamar tidur pun, saya dekorasi sendiri. Saya gabung dengan teman yang sudah menjalankan usaha ini selama tiga tahun di Bali. Kami berusaha mengembangkannya lagi dan memasukkan sentuhan saya yang lebih vintage dan Indonesia.
Nggak tertarik berbisnis di bidang fashion?
Kepikiran, sih, tapi harus cari orang yang tepat untuk diajak kerja sama. Maklum, saya suka banget fashion. Jadi, segala sesuatunya harus sempurna.
Fashion item apa yang paling sulit ditolak saat shopping?
Sepertinya baju, hehehe. Namun, saya nggak fanatik pada baju merek tertentu, ya. Saya pernah, kok, membeli rok seharga Rp 10.000 tiga di Pasar Baru beberapa waktu lalu. Lain halnya untuk kostum panggung—itu, sih, memang mesti disesuaikan dengan kebutuhan, hehehe.
Hobi makeup sendiri, ya?
Bukan hobi, melainkan keharusan, hehehe. Sejak pertama kali bernyanyi di tahun 2000, saya belajar makeup karena harus datang sendirian ke festival di luar negeri. Jadi untuk tampil di panggung, saya makeup sendiri. Kalau sehari-hari, sih, saya lebih suka berwajah polos tanpa riasan.
Kalau lagi senggang, melakukan apa?
Nontooon…. Saya, tuh, sempat enam bulan nggak nonton karena sibuk. Jadi kalau ada waktu luang, saya akan mendedikasikan waktu buat nonton bioskop, hehehe.
Ada hal lain yang ingin dicoba?
Hmm, masak, kali, ya? Tapi nggak tertarik, tuh. Jika cewek lain pernah masakin buat pacarnya, saya malah kebalikan. Pacar yang masakin saya, hehehe.
Tiga kata yang menggambarkan Andien….
Lima, deh, hehehe. Smart, silly, sexy, strong, and sweet. Smart untuk cerdas, seksi saat menyanyi, silly saat nggak di panggung, strong karena saya sudah melewati 14 tahun yang nggak mudah untuk menjadi penyanyi seperti sekarang, sweet karena saya tipe yang perhatian pada orang terdekat.
Termasuk pada pacar?
Yap, saya suka kasih kejutan. Saat dia ultah, saya bikin birthday party bertema doraemon. Maklum, dia suka doraemon. Mulai dari kue doraemon, dorayaki, hingga dekorasi baling-baling bambu. Teman-temannya sampai surprise karena cowokku itu saat itu berusia 37 tahun, namun ultahnya tema doraemon, hehehe. (VIN/FOTO:DACHRI M.S)
Mau kenal lebih dekat dengan Andien? Yuk, tanya langsung di Cita Cinta Live Chat, Rabu, 16 Juli 2014 di Facebook dan twitter @citacintamagz jam 19.00-20.00 WIB
Yap, sebagai sport enthusiast, wajar jika saya berbisnis di bidang ini. Namun, saya nggak membuka gym yang konvensional, melainkan micro gym bernama Fit 20 yang hanya terdiri dari alat miha bodytech. Alat ini nggak cuma buat olahraga, tapi juga terapi bagi pasien pascastroke, pascakanker, maupun operasi.
Hasilnya, orang yang datang ke gym saya, tuh, beragam. Mulai dari cewek yang ingin meratakan perut, cowok yang ingin membentuk otot tertentu, hingga orang yang terapi pascacedera. Micro gym seperti ini sebenarnya sudah lazim di Jerman. Di tiap sudut, pasti ada. Mereka tipe orang yang butuh olahraga sebentar, namun rutin. Dengan alat ini, kita cukup olahraga 20 menit, tuh.
Apakah ada biaya keanggotaan juga seperti gym pada umumnya?
Tidak. Peserta hanya membayar per kedatangan, atau paket berupa 12, 24, 48, atau 72 kali kedatangan. Sekali datang Rp 500.000. Jika ambil paket, tentu lebih murah.
Kok, kepikiran untuk membuka micro gym seperti ini?
Kebetulan teman saya distributor alatnya. Harganya lumayan mahal, jadi hanya orang tertentu yang dapat menjajalnya. Saya pun berpikir untuk memasukkannya ke gym agar orang-orang bisa mencoba tanpa perlu membeli.
Sudah buka usaha gym, buka home décor pula, ya….
Ya, sejak dulu saya tertarik sesuatu yang lucu dan unik. Kamar tidur pun, saya dekorasi sendiri. Saya gabung dengan teman yang sudah menjalankan usaha ini selama tiga tahun di Bali. Kami berusaha mengembangkannya lagi dan memasukkan sentuhan saya yang lebih vintage dan Indonesia.
Nggak tertarik berbisnis di bidang fashion?
Kepikiran, sih, tapi harus cari orang yang tepat untuk diajak kerja sama. Maklum, saya suka banget fashion. Jadi, segala sesuatunya harus sempurna.
Fashion item apa yang paling sulit ditolak saat shopping?
Sepertinya baju, hehehe. Namun, saya nggak fanatik pada baju merek tertentu, ya. Saya pernah, kok, membeli rok seharga Rp 10.000 tiga di Pasar Baru beberapa waktu lalu. Lain halnya untuk kostum panggung—itu, sih, memang mesti disesuaikan dengan kebutuhan, hehehe.
Hobi makeup sendiri, ya?
Bukan hobi, melainkan keharusan, hehehe. Sejak pertama kali bernyanyi di tahun 2000, saya belajar makeup karena harus datang sendirian ke festival di luar negeri. Jadi untuk tampil di panggung, saya makeup sendiri. Kalau sehari-hari, sih, saya lebih suka berwajah polos tanpa riasan.
Kalau lagi senggang, melakukan apa?
Nontooon…. Saya, tuh, sempat enam bulan nggak nonton karena sibuk. Jadi kalau ada waktu luang, saya akan mendedikasikan waktu buat nonton bioskop, hehehe.
Ada hal lain yang ingin dicoba?
Hmm, masak, kali, ya? Tapi nggak tertarik, tuh. Jika cewek lain pernah masakin buat pacarnya, saya malah kebalikan. Pacar yang masakin saya, hehehe.
Tiga kata yang menggambarkan Andien….
Lima, deh, hehehe. Smart, silly, sexy, strong, and sweet. Smart untuk cerdas, seksi saat menyanyi, silly saat nggak di panggung, strong karena saya sudah melewati 14 tahun yang nggak mudah untuk menjadi penyanyi seperti sekarang, sweet karena saya tipe yang perhatian pada orang terdekat.
Termasuk pada pacar?
Yap, saya suka kasih kejutan. Saat dia ultah, saya bikin birthday party bertema doraemon. Maklum, dia suka doraemon. Mulai dari kue doraemon, dorayaki, hingga dekorasi baling-baling bambu. Teman-temannya sampai surprise karena cowokku itu saat itu berusia 37 tahun, namun ultahnya tema doraemon, hehehe. (VIN/FOTO:DACHRI M.S)
Mau kenal lebih dekat dengan Andien? Yuk, tanya langsung di Cita Cinta Live Chat, Rabu, 16 Juli 2014 di Facebook dan twitter @citacintamagz jam 19.00-20.00 WIB


