Kesibukan bekerja menjadikan kita malas bergerak—alias nggak punya waktu untuk berolahraga. Yuk, tumbuhkan kembali semangat berolahraga supaya nggak gampang sakit. Nggak perlu memaksakan diri karena tubuh juga butuh proses sebelum kembali ‘aktif’. Ini aturannya biar nggak cedera.
Tentukan tujuan
Yap, mau nggak mau kita kembali ke awal, yaitu menetapkan lagi tujuan berolahraga. Apakah agar tubuh langsing, atau membentuk otot tubuh tertentu. Tulis tujuan di kertas dan pajang kertas tersebut di tempat yang sering kita lihat. Kita jadi makin termotivasi, deh.
Buat jadwal
Segala sesuatunya perlu perencanaan matang. Kalau nggak, rencana kita bisa bubar di tengah jalan. Bikinlah jadwal berolahraga yang wajib kita patuhi—entah joging di kompleks perumahan, atau olahraga di gym. Pastikan menyeimbangkan antara olahraga kardio dan strength training.
‘Berbagi’ target
Menceritakan tujuan fitnes kita kepada keluarga atau teman dapat membantu meraih target dengan lebih cepat. Akan lebih baik, tuh, jika kita melakukannya bareng mereka agar nggak malas-malasan.
Setiap hari
Bukan, bukan latihan berat ala atlet! Lima belas menit juga boleh jika kita benar-benar sedang sibuk, misalnya sekadar sit-up di kamar. Namun, di hari lain saat punya lebih banyak waktu, usahakan berolahraga lebih lama dengan beragam gerakan.
Beri hadiah
Ketika kita mencapai salah satu target berolahraga, beri hadiah pada diri sendiri. Sebisa mungkin, sih, jangan berupa makan besar. Ganti dengan pijat, facial, atau menicure maupun pedicure.
Jaga pola makan
Berhubung sudah mulai olahraga kembali, kita mesti mengimbanginya dengan pola makan sehat. Perbanyak menu sayur dan buah, serta kurangi asupan makanan berlemak dan berminyak. Dengan begitu, tubuh jadi lebih berenergi.
‘Makan sore’
Yap, hindari makan berat di atas pukul 7 malam jika mau hasil olahraga kita nggak sia-sia. Maklum, tubuh butuh waktu untuk memproses hasil makanan. FYI, tidur juga jadi lebih nyenyak, tuh, bila tubuh nggak dipaksa bekerja.
VINI DAMAYANTI - FOTO SEARCH


