Tips
5 Hal Penting Sebelum Beli Sandal

18 Jul 2013

Memakai sandal jepit, tuh, memang nyaman dan nggak ribet. Namun, kebiasaan ini bisa mengganggu kesehatan kaki. Berdiri terlalu lama menggunakan sandal jepit, misalnya, dapat mengakibatkan tulang kaki retak. Karena bentuknya yang terbuka, kaki juga berisiko terkena bakteri. Untuk meminimalisasi ‘kerusakan’ kaki, yuk, pilih sandal dengan pertimbangan sebagai berikut….

Sesuai ukuran
Jangan memakai sandal jepit yang ukurannya terlalu kecil. Pilih sandal sesuai ukuran kaki—agar ujung tumit atau jari kaki nggak ‘nongol’. Dengan begitu, kulit nggak tergores atau kepentok benda sekitar. Hindari juga memilih sandal jepit yang terlalu besar. Selain bikin jalan nggak nyaman, kulit kaki juga berisiko keluar dari sandal sehingga menyentuh jalanan secara langsung.

Tes kelenturan
Jika kita menemukan sandal yang mudah dilipat alias terlalu lentur, lebih baik jangan membelinya. Kita butuh sandal yang kuat dan nggak mudah berubah agar kaki kita terlindungi.
 
Cek ketebalan
Pilihlah sandal yang tebal dan memiliki sedikit benjolan di tengah masing-masing sisi—ini menandakan kekuatannya untuk menyanggah lengkungan tali sandal. Dengan begitu kaki kita lebih mantap saat berjalan di atas jalanan nggak rata seperti batu-batuan.

Banyak tali

Sebaiknya, nih, gunakan sandal yang ada tali di belakang—selain terlihat lebih cantik, kaki kita juga jadi nggak ‘pelesiran’ ke mana-mana. Terutama jika kita menggunakannya keluar rumah. Kalau sandal hanya bertali di antara jari jempol dan telunjuk, kemungkinan telapak kaki keluar jalur sangatlah besar—apalagi jika ukurannya nggak sesuai!

Ganti berkala
Kadang kita nggak menyadari kalau sandal kita sudah nggak layak pakai karena terlena dengan kenyamanannya. Padahal, talinya mungkin sudah terkikis, atau tidak bisa benar-benar bersih walau sudah dicuci. Minimal, ganti setahun sekali, deh. (VIN/FOTO:IST)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?