Toy Story 5—berjarak 31 tahun dari Toy Story pertama—berfokus pada Jessie sang koboi (pengisi suara: Joan Cusack) sebagai sheriff para mainan di rumah Bonnie (Scarlett Spears). Buzz Lightyear (Tim Allen) juga ada, dan sedang berusaha mengungkapkan perasaannya kepada Jessie.
Ketika anak asyik main gadget, para boneka pun bersedih. Foto: Disney Studios
Bonnie yang pemalu dan sedih karena tidak punya teman dibelikan Lilypad (Greta Lee) oleh orang tuanya. Tablet nan canggih ini langsung bikin Bonnie lupa pada boneka-bonekanya, dan asyik bermain dengan tablet. Apalagi lewat Lilypad ia terhubung dengan teman-teman yang mengajaknya menginap.
Jessie yang sengaja ikut Bonnie saat menginap malah terpisah dari Bonnie, dan memulai petualangan baru bersama kudanya, Bullseye, di rumah Blaze (Mykal-Michelle Harris), bahkan bertemu para boneka lama Blaze yang masih menunggunya datang bermain. Rumah Blaze dulunya rumah Emily, pemilik pertama Jessie.
Ketika sedang mencari jalan pulang, di tempat Blaze Jessie bertemu dengan Smarty Pants (Conan O’Brien), gadget pertama Blaze saat belajar buang air, dan gadget jadul Blaze lainnya, Snappy (Shelby Rabara) dan Atlas (Craig Robinson).
Lagu ikonik Randy Newman, You've Got a Friend in Me, hanya terdengar sayup-sayup sebagai musik latar, sementara I Knew It, I Knew You dari Taylor Swift baru terdengar di akhir film. Foto: Disney Studios
Di sinilah Jessie dihadapkan pada kenyataan bahwa anak-anak zaman sekarang nggak lagi bermain dengan boneka atau mainan fisik, tapi asyik dengan gadget mereka, dan terpengaruh oleh apa kata teman-teman mereka.
Sementara itu Woody (Tom Hanks), yang datang ke rumah Bonnie karena sebelumnya dihubungi Jessie untuk menangani Lilypad, mencari Jessie bersama Buzz Lightyear.
Seperti film-film Toy Story lainnya, selalu ada kisah perjalanan pulang para mainan, dan petualangan menghadapi musuh yang menantang. Kali ini, musuh itu adalah teknologi—atau gadget—walau kali ini ‘musuh’ itu bisa berguna jadi penolong.
Film ini menampilkan dua sosok Gen Alpha yang berbeda. Bonnie yang ceria dan senang bermain dalam arti sebenarnya, namun juga mudah terpengaruh oleh teman sebayanya (sedih, deh, melihat para bocil komen di grup chat mereka).
Bonnie yang masih bermain boneka dianggap nggak asyik oleh teman-temannya. Foto: Disney Studios
Sedangkan Blaze yang tinggal di luar kota aktif secara fisik—berkuda, bermain dengan babi gemas peliharaannya—dan senang punya teman baru.
Tanpa menggurui, Toy Story 5 menuliskan surat cinta kepada para orang tua Gen Alpha—entah Milenial atau Gen Z yang tumbuh dengan Toy Story era Andy—tentang cara membesarkan anak berdampingan dengan teknologi.
Teknologi bisa jadi teman, namun punya teman nyata secara fisik, serta aktif mengeksplorasi sekeliling—termasuk seru berimajinasi bersama mainan—mungkin bisa membuat anak-anak jadi orang yang mudah bersosialisasi, berempati, sehat, dan bahagia, to infinity and beyond.
Toy Story 5 tayang di bioskop Tanah Air mulai 17 Juni 2026, dan seru ditonton bareng sahabat, apalagi kalau kamu dulu (atau masih) punya mainan kesayangan bersama. (f)
Baca juga:
Disney’s The Lion King Live in Concert: Simba, Savana, dan Simfoni
Gohan: Kesetiaan Seekor Anjing dalam Fase Kehidupan Manusia
The Sheep Detectives: Petualangan Domba dalam Misteri yang Hangatkan Hati Keluarga
Zornia Harisantoso
Topic
#reviews


