
Tiap Hari Nonton Dua Film
Belakangan saya mulai kepincut juga pada iklan-iklan komersial sedih yang banyak diproduksi Thailand. Ada banyak pelajaran hidup dan quote-quote yang menginspirasi di balik piawainya film-film ini dalam menguras air mata yang menonton. Di media sosial, iklan-iklan ini begitu viral. Eksposurnya tinggi karena orang akan suka membagikan hal-hal yang menginspirasi.
Medium iklan berbentuk film memang lebih bisa menggigit. Selain durasinya singkat, ceritanya juga membuat terharu. Kalau saya perhatikan, kini banyak negara lain, seperti Jepang, Tiongkok, Singapura, dan bahkan Indonesia, yang ikut-ikutan membuat iklan komersial maupun layanan masyarakat berkonsep serupa. Viewer-nya memang terbukti sangat tinggi!
Biasanya, saya menonton tayangan tersebut dalam perjalanan pulang kantor ketika menggunakan bus Transjakarta. Bagi saya, menonton tayangan melankolis ini seperti pelepasan stres dan emosi. Suka menonton yang sedih-sedih ternyata membawa pengaruh baik juga bagi saya. Khususnya untuk posting-an atau film kisah nyata tentang kemanusiaan, yang juga senang saya tonton, rasanya jadi menggerakkan hati saya untuk bisa melakukan sesuatu. (f)
Faunda Liswijayanti
Topic
#ceritasedih, #film, #psikologi




